Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penembakan di Papua

Mata-mata KKB Papua Ditangkap Aparat TNI-Polri, Pelaku Bekerja Sebagai Security di PT Freeport

TNI-Polri menangkap penasihat Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Timika, Indius Sambom alias Ivan Sambom yang mengaku berperan sebagai mata-mata.

Mata-mata KKB Papua Ditangkap Aparat TNI-Polri, Pelaku Bekerja Sebagai Security di PT Freeport
(Humas Polda Papua)
Polda Papua merilis penangkapan pada penasihat Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Timika, Indius Sambom alias Ivan Sambom yang mengaku berperan sebagai pemberi informasi (mata-mata) kelompok Tentara Pembebasan Nasional-Oraganisasi Papua Merdeka‎ atau TPN-OPM. (Humas Polda Papua). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Upaya penegakan hukum pasukan gabungan TNI-Polri terhadap Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di kabupaten Mimika, Papua membuahkan hasil.

Tim berhasil menangkap penasihat Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Timika, Indius Sambom alias Ivan Sambom yang mengaku berperan sebagai pemberi informasi atau mata-mata bagi kelompok Tentara Pembebasan Nasional-Oraganisasi Papua Merdeka‎ atau TPN-OPM

"Ivan Sambom ini selain ‎mata-mata TPN-OPM, merangkap pula sebagai pegawai secuirty PT Freeport Indonesia," ujar Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw dalam keterangannya, Kamis (16/4/2020).

Baca: Belajar di Rumah TVRI Materi SMA/SMK Noken Papua 15 April 2020 Pukul 10.00 WIB

Diungkap Paulus, Ivan Sambom mengakui beberapa kali memberikan informasi kepada KKB pimpinan Lekagak Telenggen, Militer Murib, Abubakar Kogoya, Yunus Kobogau terkait informasi pergeseran pasukan maupun melaporkan update situasi posisi aparat keamanan.

"Dari hasil penyelidikan ditemukan fakta bahwa Ivan Sambom juga mengaku sebagai komandan Logistik TPN OPM," ungkap Paulus.

Ini sesuai dengan keterangan Ivan yang menyatakan memberi fasilitas tempat tinggal dan bahan makanan terhadap kelompok Abubakar Kogoya sebelum dilakukan penindakan oleh petugas.

Suasana setelah terjadi penembakan di Freeport Indonesia, Timika
Suasana setelah terjadi penembakan di Freeport Indonesia, Timika (HO)

Abubakar Kogoya dan kelompoknya merupakan oknum TPN-OPM yang ikut terlibat atas penyerangan di Kuala Kencana sehingga menyebabkan tiga karyawan PT Freeport Indonesia tertembak pada 30 Maret 2020.

Baca: Ini Kata Kapolda Papua dan Pangdam XVII Cenderawasih Saat Menemui Anggotanya di Memberamo Raya

Ketiga korban itu yakni satu orang Warga Negara Asing asal Selandia Baru meninggal dunia serta dua orang karyawan lainnya mengalami luka serius akibat tembakan.

Selain itu, Ivan Sambom juga kerap membuat postingan yang mendukung gerakan Papua merdeka.

Halaman
123
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas