Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Omnibus Law Cipta Kerja

Pembahasan RUU Ciptaker Ditunda, Arief Poyuono: Kangmas Jokowi dan Mbak Puan Mau Dengar Kaum Buruh

Menurut Arief, Presiden Joko Widodo dan Ketua DPR Puan Maharani telah melakukan langkah bijaksana karena mengambil keputusan tersebut.

Pembahasan RUU Ciptaker Ditunda, Arief Poyuono: Kangmas Jokowi dan Mbak Puan Mau Dengar Kaum Buruh
TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Wakil Ketua Umum Gerindra, Arief Puyuono 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Umum Gerindra Arief Poyuono menanggapi soal ditundanya pembahasan RUU Cipta Lapangan Kerja klaster Ketengakerjaan antara pemerintah dan DPR selama masa pandemi.

Menurut Arief, Presiden Joko Widodo dan Ketua DPR Puan Maharani telah melakukan langkah bijaksana karena mengambil keputusan tersebut.

"Ini menunjukkan Kangmas Joko Widodo dan Mbak Puan Maharani benar-benar pemimpin yang mau mendengarkan rakyat, khususnya kaum buruh, yang selama pembahasan UU Omnibus Law Cipta Tenaga Kerja terkait klaster ketenagakerjaan tidak diajak untuk membahas oleh Kementerian Tenaga Kerja, yang akhirnya menciptakan polemik antara kaum buruh dan pemerintah," ujarnya dalam keterangan yang diterima Tribunnews, Jumat (24/4/2020).

Baca: Covid-19 Bikin UEFA Euro 2020 Dilaksanakan Pada Tahun 2021

Baca: Lusyani Suwandi: Jika Wabah Corona Ini Selesai, Masyarakat Sudah Terbiasa Menjaga Kebersihan

Sama dengan KSPI, Arief yang mengurusi perburuhan juga meminta agar rekan-rekan buruh membatalkan niat unjuk rasa di Senayan pada 30 April 2020.

Arief pun memprediksi klaster-klaster lainnya dalam Omnibus Law juga ditunda.

Baca: Buruh Batal Gelar Aksi Unjuk Rasa di Depan Gedung DPR Pada 30 April 2020

"Sebab tidak mungkin klaster ketenagakerjaan disusulkan setelah UU Omnibus law disahkan oleh DPR RI," ujarnya

Padahal, dikatakan Arief, UU Omnibus Law itu sangat dibutuhkan untuk menciptakan perekonomian Indonesia yang lebih maju dan menarik iklim usaha dan investasikan yang akan menciptakan lapangan kerja

"Tapi saya sebagai pimpinan buruh merasa senang mendengar klaster ketenagaankerjaan dalam UU Omnibus Law ditunda pembahasannya," pungkasnya.

Baca: Pria Ini Bakar Rumah Seusai Gagal Bujuk Istri yang Kabur Karena Ditodong Pistol

Pemerintah bersama dengan DPR sepakat untuk menunda pembahasan klaster Ketenagakerjaan dalam RUU Cipta Kerja. Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa pihaknya telah menyampaikan kepada DPR untuk menunda pembahasan tersebut.

Halaman
12
Penulis: Reza Deni
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas