Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Perkara Bantuan Dana KONI 2017 Jalan Terus, Kejagung Tak Terpengaruh "Nyanyian" Ulum

ST Burhanuddin juga meyakini Kejagung tidak akan terpengaruh oleh isu suap yang menjadi pernyataan di sidang

Perkara Bantuan Dana KONI 2017 Jalan Terus, Kejagung Tak Terpengaruh
KOMPAS.COM/DIAN MAHARANI
Gedung Kejaksaan Agung RI, Jalan Hasanudin, Jakarta Selatan. 

‎Laporan Wartawan Tribunnews.com Theresia Felisiani

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jaksa Agung ST Burhanuddin mengatakan penanganan perkara tindak pidana korupsi (Tipikor) Bantuan Dana KONI 2017 akan tetap berjalan.

Meski ada keterangan dari Miftahul Ulum, asisten pribadi mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi soal uang tutup mulut ‎Rp 3 miliar untuk BKP dan Rp 7 miliar untuk Kejagung.

Baca: Penyesalan Taufik Hidayat soal Uang Titipan yang Menyeret Namanya ke Dalam Kasus Suap Menpora

Uang untuk Kejagung diterima oleh Adi Toegarisman, mantan Jampidsus agar penyidikan perkara bantuan dana KONI Pusat Tahun 2017 tidak dilanjutkan.

Yang mana menurut Ulum setelah uang diserahkan terbukti tidak dipanggil lagi.

‎"Dengan ini dinyatakan bahwa penanganan penyidikan perkara dugaan tipikor bantuan dana KONI Pusat Tahun Anggaran 2017 di Kemenpora RI tetap berjalan hingga tuntas," tegas ST Burhanuddin dalam keterangannya, Rabu (20/5/2020) malam.

ST Burhanuddin juga meyakini Kejagung tidak akan terpengaruh oleh isu suap yang menjadi pernyataan di sidang yang disampaikan seorang saksi kepada mantan Jampidsus yang dikemukakan oleh Miftahul Ulum.

Terkait hal tersebut, kata Burhanuddin, Jampidsus telah memerintahkan untuk mengusut tuntas dan meminta keterangan pihak terkait termasuk keterangan dari Miftahul Ulum.

"Kepada tim jaksa penyidik yang menangani perkara dugaan tipikor bantuan dana KONI Pusat Tahun Anggaran 2017 maupun tim jaksa penyelidik yang ditugaskan untuk mengungkap kebenaran isu yang dilontarkan seorang saksi di persidangan tipikor. Saya selaku Jaksa Agung RI memerintahkan untuk terus bekerja secara profesional dan penuh rasa tanggung jawab," tuturnya.

ST Burhanuddin kembali meminta tim jaksa jangan ‎terbesit sedikit pun untuk bermain-main dalam menangani perkara atau kasus tersebut.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Theresia Felisiani
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas