Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Bongkar Kasus 821 Kg Sabu Senilai Rp 4,5 Triliun, PKB Apresiasi Kinerja Polri

Untuk diketahui jajaran Bareskrim Polri berhasil membongkar peredaran narkoba jenis sabu seberat 821 kilogram.

Bongkar Kasus 821 Kg Sabu Senilai Rp 4,5 Triliun, PKB Apresiasi Kinerja Polri
Surya/Ahmad Zaimul Haq
ILustrasi tersangka peredaran sabu 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Keberhasilan jajaran Badan Reserse dan Kriminal (Bareskrim) Polri membongkar kasus peredaran narkoba jenis sabu seberat 821 kilogram mendapat apresiasi banyak kalangan.

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menilai keberhasilan tersebut merupakan Langkah besar Polri dalam menyelematkan masa depan 3.284.000 rakyat Indonesia dari bahaya jeratan sabu-sabu.

“Keberhasil jajaran Bareskrim Polri membongkar jaringan peredaran sabu seberat 821 kilogram senilai Rp 4,5 triliun melegakan kita semua.

Bayangkan jika hampir 1 ton sabu-sabu itu benar-benar beredar di Indonesia, betapa banyak orang yang akan terjerat dan terjerumus dalam bahaya narkoba,” ujar Ketua Fraksi PKB DPR Cucun Ahmad Sjamsurijal, Sabtu (23/5/2020).

Baca: HIMPSI Jabar Gelar Aksi Tari Ketuk Tilu di Rumah Aja Kolaborasi dengan Rumpun Indonesia

Baca: Cegah Takbiran Keliling Oleh Warga, Satpol PP DKI Pasang Posko Jaga di Sejumlah Jalan Protokol

Baca: 6 Benda yang Bisa Digunakan Sebagai APD saat Naik Pesawat

Dia menjelaskan Indonesia termasuk negara dengan kategori darurat narkoba berdasarkan peningkatan jumlah pengguna dalam setiap tahun. 

Bahkan United Nations Office on Drugs and Crime (UNODC) mencatat Indonesia masuk dalam jajaran segitiga emas perdagangan narkoba bersama Australia, dan Malaysia. 

“Berdasarkan catatan Badan Narkotika Nasional (BNN) pengguna narkoba di Indonesia lebih dari 3 juta orang pada kelompok umur 10-59 tahun. Ironisnya 27% dari jumlah pengguna tersebut adalah mereka yang berstatus pelajar dan mahasiswa,” katanya. 

Pimpinan Fraksi PKB DPR RI H Cucun Ahmad Syamsurijal berharap penyelengaraan Pilkada Serentak 27 Juni 2018 berjalan jujur dan adil sebagaimana mandat Undang-undang, ungkapnya di Gedung DPR RI, Senin (25/6/2018). TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO/IST
Pimpinan Fraksi PKB DPR RI H Cucun Ahmad Syamsurijal 

Fakta tersebut, kata Cucun tentu sangat mengkhawatirkan. 

Tak heran dengan jumlah pengguna yang mencapai jutaan orang dan terus berkembang, Indonesia menjadi pasar potensial bagi peredaran narkoba dari bandar dari dalam maupun luar negeri. 

Bahkan ratusan kilo sabu-sabu yang berhasil dibongkar oleh Tim Satgasus Merah Putih Bareskrim Polri merupakan milik jaringan pengedar sabu dari Timur Tengah. 

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Hendra Gunawan
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas