Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kemenpar Gandeng Garuda Indonesia Genjot Wisatawan Saat New Normal

Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menyiapkan sejumlah strategi dalam menggenjot wisatawan pada saat new normal nanti.

Kemenpar Gandeng Garuda Indonesia Genjot Wisatawan Saat New Normal
Tribunnews.com/Chaerul Umam
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio. 

Selain itu, protokol kesehatan tetap diterapkan di sektor yang paling terdampak akibat pandemi Virus Corona tersebut.

"Tentu syaratnya destinasi wisata tersebut harus kondisi covid-nya sudah membaik dengan berbagai macam parameter-parameter yang sudah disiapkan sehingga nantinya tahapan-tahapan ini bisa kita lakukan," katanya.

Mengenal New Normal Beserta Panduan Pencegahan Covid-19 di Tempat Kerja

Berikut penjelasan mengenai new normal, beserta panduan pencegahan Covid-19 di tempat kerja.

Istilah new normal kini sudah tak asing didengar oleh masyakat.

Menurut Psikolog Yuli Budirahayu ketika dihubungi oleh Tribunnews, new normal adalah perubahan perilaku untuk tetap menjalankan aktivitas normal namun dengan menerapkan protokol kesehatan dengan tujuan untuk mencegah terjadinya penularan Covid-19.

Jika new normal diterapkan maka seseorang nantinya akan mengadopsi perilaku hidup berbeda agar menekan risiko penularan virus.

Baca: Butuh Solidaritas dan Kepatuhan Warga untuk Hadapi new normal Pandemi Covid-19

Baca: Bersiap untuk New Normal, Kemenpora Susun Protokol Untuk Olahraga Indonesia

"Ya melakukan perilaku hidup berbeda dari biasanya, seperti bekerja tetapi dari rumah (work from home), saat keluar rumah menggunakan masker, selalu mencuci tangan menggunakan sabun dan lain sebagainya," kata Yuli.

Kehidupan yang dijalani masyarakat akan berubah, entah itu dari berbagai aspek baik ekonomi, sosial, spiritual, kesehatan, dan bahkan psikologisnya.

"Sebelumnya, masyarakat perlu diberikan psikoedukasi atau pemahaman mengenai pengertian hal tersebut agar bisa menambah wawasan mereka," ungkap Yuli.

Halaman
1234
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas