Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tata Cara Mengganti Utang Puasa, Dilengkapi Bacaan Niat Puasa Qadha

Simak tata cara mengqadha atau mengganti utang puasa, dilengkapi bacaan niat puasa qadha.

Tata Cara Mengganti Utang Puasa, Dilengkapi Bacaan Niat Puasa Qadha
Tribunnews.com
Simak tata cara mengqadha atau mengganti hutang puasa, dilengkapi bacaan niat puasa qadha. 

fa mang kāna mingkum marīḍan au 'alā safarin fa 'iddatum min ayyāmin ukhar.

Artinya:

"Barangsiapa di antara kamu hadir di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan, maka (wajiblah baginya berpuasa, sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hati-hari yang lain."

Bagaimana cara mengqadha atau membayar utang puasa?

"Jadi yang dituntut untuk di qadha adalah hari-hari yang ditinggal atau tidak dilaksanakan ibadah puasa," terang Shidiq.

Dijelaskan oleh Shidiq, mengqadha puasa sebaiknya dilakukan  segera dan kalau bisa secara beturut-turut.

"Karena di dalam ayat Al Quran itu ada suatu ayat yang menegaskan bahwa kita itu tidak tahu besok itu akan melakukan apa, kita juga tidak tahu akan wafat di bumi mana."

"Artinya karena ajal kita tidak pasti kapan , di mana, sementara membayar utang puasa adalah sesuatu yang wajib maka sebaiknya menyegerakan melaksanakan yang diwajibkan ini," tambah Shidiq.

Meskipun begitu, di dalam Islam juga diperbolehkan melaksanakannya secara tidak berturut-turut.

Namun, jangan sampai masuk dalam bulan Ramadhan berikutnya.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Yurika Nendri Novianingsih
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas