Tribun

Kronologi Penemuan Jejak Harimau Hutan dan Bangkai Sapi yang Gegerkan Warga Bengkalis

Jejak-jejak yang diduga harimau hutan tersebut ditemukan di sekitaran perkebunan masyarakat di Dusun Meranti, Desa Tenggayun, Kabupaten Bengkalis.

Editor: Choirul Arifin
zoom-in Kronologi Penemuan Jejak Harimau Hutan dan Bangkai Sapi yang Gegerkan Warga Bengkalis
Istimewa
ILUSTRASI - Jejak Kaki Harimau Sumatera yang pernah ditemukan, Sabtu 15 Februari 2020. 

TRIBUNNEWS.COM, BENGKALIS - Warga Desa Tenggayun, Kecamatan Bandar Laksamana, Kabupaten Bengkalis, Riau heboh dengan temuan jejak kaki harimau, Sabtu (27/6/2020) pagi.

Jejak-jejak yang diduga harimau hutan tersebut ditemukan di sekitaran perkebunan milik warga di Dusun Meranti, Desa Tenggayun.

Penemuan jejak kaki raja hutan tersebut berawal saat seorang warga bernama Muhammar Taufik (29) berangkat ke kebun sekitar pukul 09.00 WIB.

Saat berada di Kebunnya yang terletak di Dusun Meranti, Taufik melihat jejak seperti bekas kaki harimau.

Karena penasaran taufik sempat mengikuti arah jejak yang ditemukan tersebut.

Baca: Harimau yang Baru Saja Melahirkan di TRMS Serulingmas Banjarnegara Memiliki Masa Lalu Memilukan

Ternyata setelah ditelusuri jejak yang ditemukan, mengarah ke semak-semak sekitaran kebun.

Di sana terdapat seekor sapi dalam kondisi sudah mati.

Menemukan kondisi tersebut, Taufik bergegas pulang ke rumahnya dan memberi kabar masayarakat sekitar apa yang dia temukan di kebun.

Dari informasi taufik masyarakat kemudian melaporkan kejadian ini ke Unsur pimpinan pemerintah desa dan Kecamatan.

Kejadian ini dibenarkan Kapolsek Bukit Batu Kompol Hendri Sitompul, saat dikonfirmasi tribun, Sabtu sore.

Baca: Tim TNGL dan BKSDA Turun ke Lapangan Sikapi Kabar 9 Harimau Masuk Permukiman Warga di Langkat

Menurut Kapolsek dirinya baru mendapatkan laporan tersebut.

"Benar kejadiannya tadi pagi ada warga Tenggayun yang menemukan jejak harimau tersebut. Kami baru dapat informasinya," kata Hendri.

Atas kejadian ini pihaknya meminta masyarakat yang tinggal di sana untuk tetap waspada saat akan berkebun.

Kejadian ini dibenarkan juga Camat Bandar Laksamana Acil Esyno saat dikonfirmasi Tribun Pekanbaru, Sabtu sore.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas