Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Pro Kontra RUU HIP

Sebagian Besar Publik Tidak Setuju Trisila dan Ekasila dalam RUU HIP

Diketahui sebagian besar publik tidak setuju dengan konsep Trisila dan Ekasila yang tertuang di dalam RUU HIP pasal 7

Sebagian Besar Publik Tidak Setuju Trisila dan Ekasila dalam RUU HIP
Tangkapan Layar YouTube Talk Show tvOne
Rico Marbun dalam tayangan YouTube Talk Show tv One, Senin (16/12/2019). Rico Marbun buka suara soal peluang Gibran di Pilkada 2020. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lembaga survei Media Survei Nasional (Median) mengeluarkan survei terbaru tentang Rancangan Undang-Undang Haluan Idiologi Pancasila (HIP).

Dalam survei tersebut, diketahui sebagian besar publik tidak setuju dengan konsep Trisila dan Ekasila yang tertuang di dalam RUU HIP pasal 7.

"Sebanyak 64,1 persen publik tidak setuju jika Trisila dimasukan di dalam RUU HIP, sedangkan yang setuju hanya 15,9 persen, dan menjawab tidak tahu sebanyak 20 persen," kata Peneliti Median, Rico Marbun, dalam siaran persnya, Senin (29/6/2020).

Baca: Hanura Sebut RUU HIP Inisiatif DPR, Bukan Jokowi

Baca: Sikap Awal 9 Fraksi DPR soal RUU HIP, Hanya PDIP dan Nasdem yang Setujui Tanpa Catatan

Baca: Korlap Aksi Demo Tolak RUU HIP Mengaku Ditanyai Polisi Seputar Pembakaran Bendera

Sebagian besar pendapat publik juga tidak setuju jika Ekasila dimasukan ke dalam RUU HIP

"Ketika ditanyakan apakah anda setuju pasal Ekasila dimasukkan ke dalam RUU Haluan Ideologi Pancasila? Ternyata 68,5 persen publik tidak setuju, hanya 14,5 yang setuju, dan 17,0 persen sisanya tidak tahu,"ujarnya.

Adapun tiga besar alasan publik tidak setuju Trisila dimasukan ke dalam RUU HIP antara lain 30,5 persen publik menganggap Pancasila sudah final dan tak perlu diubah lagi; sebanyak 13,6 persen menjawab hal itu bertentangan dengan ajaran Islam; dan 8,5 persen menganggap Pancasila adalah konsensus bersama.

Survei Median soal polemik RUU HIP.
Survei Median soal polemik RUU HIP. (Istimewa)

Survei ini dilakukan terhadap 800 responden di seluruh Indonesia, berasal dari 20.658 nomor telepon responden yang dipilih secara acak dari survei Median sejak September 2018-Februari 2020.

Dengan margin of error +/- 3,46 persen pada tingkat kepercayaan masyarakat 95 persen. 

Hasil survei menunjukkan dinamika persepsi yang terjadi selama masa pengambilan data, yaitu 21-25 JUNI 2020.

Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas