Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kinerja Menteri Jokowi

Bahas Reshuffle Jokowi, Effendi Gazali Pertanyakan Peran Ali Ngabalin: Lebih Banyak Jadi Juru Bicara

Pakar Komunikasi Politik, Effendi Gazali mempertanyakan peran dari Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin.

Bahas Reshuffle Jokowi, Effendi Gazali Pertanyakan Peran Ali Ngabalin: Lebih Banyak Jadi Juru Bicara
Tribunnews/JEPRIMA
Pakar Komunikasi Politik Effendi Ghazali saat wawancara khusus dengan Tribun dikediamannya di kawasan Pinang Ranti, Jakarta Timur, Kamis (2/5/2019). Dalam kesempatan tersebut Effendi Ghazali yang juga merupakan pengaju pemilu serentak di Mahkamah Konstitusi mengajak kepada keluarga anggota KPPS yang meninggal mengajukan tuntutan dan pertanggungjawaban kepada seluruh pihak terkait. Tribunnews/Jeprima 

TRIBUNNEWS.COM - Pakar Komunikasi Politik, Effendi Gazali mempertanyakan peran dari Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin.

Hal itu terjadi ketika Effendi Gazali dan Ali Ngabalin membahas terkait kemungkinan adanya resuffle atau perombakan menteri oleh Joko Widodo (Jokowi) dalam acara Apa Kabar Indonesia Pagi tvOne, Selasa (30/6/2020).

Dilansir TribunWow.com, Effendi Gazali kemudian mengatakan bahwa penampilan dari Ali Ngabalin justru lebih banyak sebagai juru bicara dari presiden.

Menurutnya, Ali Ngabalin lah yang lebih banyak berbicara untuk menjelaskan ke publik terkait suatu permasalahan yang sedang ramai dibincangkan.

"Sebelumnya saya ingin mengatakan Pak Ali Ngabalin ini kan Tenaga Ahli Utama tapi penampilannya lebih banyak sebagai juru bicara," ujar Effendi.

Selain itu, Effendi langsung menanyakan hal inti kepada Ali Ngabalin.

Yakni berkaitan dengan gambaran menteri atau lembaga yang masuk dalam rencana pencopotan dari Jokowi.

Hal itu supaya tidak ada lagi  tebak-tebakan ataupun dugaan-dugaan dari masyarakat.

"Saya mau balik dengan mengatakan jangan kami pengamat yang diminta menebak-nebak," katanya.

"Doktor Ali Mochtar Ngabalin sebagai orang dalam istana, apa tahu lembaga mana sih yang sebetulnya kurang lebih ada kemungkinan akan dibubarkan itu," tanya Effendi.

BACA SELENGKAPNYA >>>

Editor: Rekarinta Vintoko
Sumber: TribunWow.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas