Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

KSAD Bahas Rencana Pelatihan Bela Negara untuk Calon dan Pekerja Migran Indonesia

Andika mengatakan Angkatan Darat siap terlibat dalam kegiatan tersebut jika semua kebutuhan telah disiapkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan

KSAD Bahas Rencana Pelatihan Bela Negara untuk Calon dan Pekerja Migran Indonesia
Kompas.com/Deti Mega Purnamasari
Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal Andika Perkasa saat memberikan keterangan pers soal Enzo Zenz Allie di Mabes TNI AD, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (13/8/2019). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa membahas terkait rencana pelatihan bela negara untuk calon dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) bersama Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Ida Fauziyah.

Dalam kesempatan tersebut Andika menyambut baik pengajuan kerjasama tersebut.

Baca: TNI Salurkan Bantuan Sembako Kepada Warga dan Penggali Makam di TPU Tegal Alur Jakarta Barat

Andika mengatakan Angkatan Darat siap terlibat dalam kegiatan tersebut jika semua kebutuhan telah disiapkan oleh Kementerian Ketenagakerjaan.

Hal tersebut disampaikan Andika dalam tayangan TNI AD 60" yang diunggah lewat akun Instagram resmi TNI Angkatan Darat, @tni_angkatan_darat, pada Rabu (1/7/2020).

"Kami di Rindamkan biasa mendidik terkait itu. Kalau di kami kan paketnya juga fleksibel. Mau yang berapa hari? Kami menyesuaikan saja. Menyesuaikan dengan budget. Saya siap pokoknya, bicara dengan Kemenhan untuk peningkatan alokasi bagaimana lebih efisien saja, sehingga lebih banyak yang bisa dididik," kata Andika.

Dalam kesempatan tersebut Ida mengatakan telah melakukan MoU dengan Kementerian Pertahanan terkait pelatihan tersebut sebelum wabah covid-19 melanda Indonesia.

Baca: Beri Kejutan saat HUT Bhayangkara, Panglima TNI Bawa Kue Ulang Tahun ke Rumah Dinas Kapolri

Ia mengatakan rencananya pelatihan tersebut akan dilaksanakan pada 2021 mendatang.

“Saya itu kan sebelum covid, saya MoU dengan Pak Menhan. Ada pelatihan bela negara untuk calon dan pekerja migran. Kita rencanakan untuk 2021, Pak," kata Ida.

Penulis: Gita Irawan
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas