Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kemenaker Berencana Buka Pengiriman PMI ke Hong Kong dan Taiwan

Dikatakan Ida Fauziyah, saat ini ada dua negara yang sudah yakni Hong Kong dan Taiwan.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Kemenaker Berencana Buka Pengiriman PMI ke Hong Kong dan Taiwan
Warta Kota/Andika Panduwinata
Menteri Tenaga Kerja Indonesia Ida Fauziah (kanan) saat menjemput Ety Toyyib Anwar, tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bebas hukuman mati akhirnya tiba di tanah air pada Senin (6/7/2020) petang. 

Mengenakan hijab berwarna hitam, kedua matanya berkaca-kaca saat mendarat di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang.

Ia dijemput langsung oleh Menteri Tenaga Kerja Indonesia Ida Fauziah dan Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid.

TKI yang lolos hukuman mati di Arab Saudi ini meluapkan uneg-unegnya ketika berada di Indonesia.

"Terima kasih, alhamdulilah," ujar Ety tampak haru di Terminal 3 Bandara Soetta, Tangerang, Senin (6/7/2020) seperti dikutip dari Warta Kota.

Suaranya terdengar bergetar. Raut wajahnya haru terlihat mengumbar senyum.

"Bahagia banget," ucapnya tampak semringah.

Menteri Ketenagakerjaan (Ida Fauziyah) secara langsung menjemput Etty binti Toyyib, PMI asal Majalengka yang lolos dari hukuman mati di Saudi, di bandara Soekarno Hatta pada Senin (6/7/2020).
Menteri Ketenagakerjaan (Ida Fauziyah) secara langsung menjemput Etty binti Toyyib, PMI asal Majalengka yang lolos dari hukuman mati di Saudi, di bandara Soekarno Hatta pada Senin (6/7/2020). (dok Kemenaker)

Ia bercerita mengenai pengalamannya menjadi TKI di Arab Saudi. Ety dipenjara sekitar 18 tahun.

Rekomendasi Untuk Anda

Kendati demikian dirinya mengaku tak bersalah atas proses hukum tersebut. Ia dituduh telah membunuh majikannya.

"Selama di dalam penjara, manghafal Al Quran," kata Ety.

Ety pun sempat mengikuti ajang perlombaan dalam membaca Al Quran. "Sempat juara juga," ungkapnya.

Setelah bebas dan berada di Tanah Air, Ety mengungkapkan keinginannya. Dia kepengin bertemu sanak keluarganya di Majalengka.

"Kangen banget keluarga," tutur Ety terdengar sendu.

Ety juga belum tahu akan melanjutkan karirnya setelah berada di Indonesia. Ia menyatakan bahwa dirinya enggan menjadi TKI lagi.

"Enggak mau, kapok," bebernya.

Menteri Tenaga Kerja RI, Ida Fauziah menjelaskan proses pembebasan Ety ini berkat kerja keras sejumlah pihak. Ety lolos hukuman mati berkat tebusan 4 juta riyal atau senilai Rp. 15,5 miliar.

"Ini hasil kerja keras bersama. Memang masih banyak lagi yang seperti ini, tapi kita akan kerja keras untuk membantu para TKI lainnya yang mengalami hal serupa," paparnya. 

Sumber: Tribunnews.com/Warta Kota

Artikel ini sebagian telah tayang di Wartakotalive dengan judul TKI Bebas Hukuman Mati, Ety Toyyib Anwar Tiba di Indonesia, Dijemput Langsung Menaker Ida Fauziah

Sumber: Warta Kota
Halaman 2/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas