Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Kenalkan, Muhammad Ilham Siswa Asal Bogor Juara Kompetisi Daring Matematika Dunia

Ilham, siswa yang lahir dan tinggal di Bogor, sudah terbiasa memecahkan soal berhitung sejak kecil.

Kenalkan, Muhammad Ilham Siswa Asal Bogor Juara Kompetisi Daring Matematika Dunia
Tribun Bogor
Muhammad Ilham Alfarisi waktu masih duduk di bangku SDIT Ummul Quro Bogor meraih medali emas Olimpiade Matematika di Singapura. 

Ilham saat ini sudah mengoleksi berbagai piala, medali, sertifikat dan penghargaan.

Kompetisi yang baru saja dia ikuti adalah IKMC atau "International Kangaroo Mathematics Contest", kompetisi matematika terbesar dunia, yang diikuti lebih dari 6 juta peserta dari 75 negara.

Baca: Naik 1,65 Triliun Yen, Anggaran Olimpiade 2021 Jepang Menjadi 3 Triliun Yen

Ilham mengaku tidak terlalu mengalami banyak kesulitan dalam mengerjakan soal-soal berkat persiapan dan pengalaman-pengalaman sebelumnya.

Tidak tanggung-tanggung, Ilham berhasil dinobatkan sebagai peraih medali emas di kompetisi yang diadakan secara online pada 16 Juni 2020 lalu.

Menanggapi prestasi ini, Direktur CRIBS, Ari Rosandi menyampaikan kerja sama antara sekolah dan orangtua menjadi kunci dalam memantik motivasi siswa untuk meraih prestasi.

"Motivasi berprestasi menjadi salah satu faktor agar siswa selalu berusaha menggapai impian dan cita-cita mereka dengan dukungan pola kerjasama antara sekolah dan rumah sebagai fasilitator penyedia ruang kreativitasnya," ujar Ari.

Ia melanjutkan, "jadi, upaya-upaya di luar pembelajaran daring, para guru (wali kelas) harus selalu berkomunikasi, keep in touch dengan orangtua siswa dan juga siswa."

Pembinaan prestasi di tengah pandemi

Selain itu, Ari mengingatkan agar pembinaan siswa berprestasi jangan sampai terabaikan oleh karena pandemi Covid-19.

"Masa-masa sekarang adalah tantangan, apakah kita mau mengubah cara pandang kita menghadapi situasi dunia pendidikan saat ini atau memang kita akan dipaksa untuk berubah agar bisa keluar dari kondisi saat ini," ujar Ari.

Ia mengatakan prestasi diraih para siswa tentunya membutuhkan usaha, kerja keras, ketekunan belajar dan dukungan dari semua pihak. "Dengan mengacu pada protokol kesehatan, kegiatan pendidikan yang saat ini kita lakukan memang dibutuhkan kesabaran ekstra," katanya.

Halaman
1234
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas