Tribun

Menkes Dorong Industri Alkes dalam Negeri Berdikari

Terawan mendorong industri alat kesehatan (alkes) dalam negeri untuk mencapai kemandirian atau berdikari.

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Malvyandie Haryadi
Menkes Dorong Industri Alkes dalam Negeri Berdikari
ist
Menteri Kesehatan Terawan 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Seno Tri Sulistiyono

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mendorong industri alat kesehatan (alkes) dalam negeri untuk mencapai kemandirian atau berdikari.

Upaya tersebut ditandai dengan kunjungan Terawan ke pabrik alat kesehatan Nuritek Indonesia di Cianjur, pekan kemarin sembari memantau penerapan protokol kesehatan di lingkungan kerja.

"Kami hanya ingin memastikan bahwa, industri pabrik Alkes di Cianjur benar benar taat dalam melaksanakan protokol kesehatan di lingkungan kerja di era adaptasi kebiasaan baru saat pandemi Covid-19 melanda," kata Terawan, yang dikutip pada Senin (27/7/2020).

Baca: Menkes Terawan Mutasi Tujuh Pejabat di Kementerian Kesehatan

Terawan menilai, alat kesehatan yang diproduksi di dalam negeri, mulai ranjang rumah sakit, meja operasi elektrik, ginecolog elektrik, trolley makan, dan lampu periksa, sudah berkelas yang tidak kalah dengan produk dari luar negeri.

"Ini menunjukan industri alkes dalam begeri banyak kemajuan, saya akan mendorong untuk kemajuan Ekonomi Indonesia dan kemandirian, industri alkes harus berdikari, sehingga rumah sakit yang ada di Indonesia milik pemerintah maupun swasta menggunakan alkes dalam negeri," ucapnya.

Sebagaimana diketahui, pemerintah tengah fokus mewujudkan industri farmasi dan alat kesehatan agar bisa menjadi sektor yang mandiri di dalam negeri.

Baca: Menkes Terawan Ingatkan Anak-anak Tidak Stres Saat Pandemi Covid-19, Ini Cara Mengatasinya

Untuk mengurangi impor bahan baku sekaligus menciptakan kemandirian di sektor farmasi, dibutuhkan kerja sama yang erat dengan kementerian dan lembaga lain dalam menghasilkan regulasi dan kebijakan yang dapat menghadirkan ekosistem industri yang kondusif.

Sementara itu, pemilik Nuritek Indonesia Ahmad Syarifudin mengaku senang pabriknya dikunjungi dan kedatangannya memacu untu menghasilkan produk lebih baik lagi.

"Ini sangat memotivasi kami sebagai salah satu produsen alat kesehatan dalam negeri untuk dapat berkarya lebih baik lagi untuk negeri ini, semoga dengan adanya apresiasi dan dukungan dari Kementerian Kesehatan Indonesia, dapat menjadikan hasil produk dari anak bangsa mendapatkan karpet merah di negerinya sendiri," paparnya.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas