Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Idul Adha 2020

Doni Sebut Idul Adha Jadi Momentum Warga Lebih Disiplin dan Patuhi Protokol Kesehatan

"Protokol kesehatan adalah harga mati," kata Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo.

Doni Sebut Idul Adha Jadi Momentum Warga Lebih Disiplin dan Patuhi Protokol Kesehatan
TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Doni Monardo. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menjelang Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah besok, Satuan Tugas Penanganan Covid-19 berpesan agar umat islam harus menjadikan ini momentum berdisiplin dan patuh protokol kesehatan lebih baik lagi.

"Saya ingin kembali mengingatkan bahwa selama pandemi masih berlangsung, protokol kesehatan adalah harga mati," kata Ketua Satgas Penanganan Covid-19, Letjen TNI Doni Monardo dalam konferensi pera di BNPB, Jakarta, Kamis (30/7/2020).

Doni menyebut masyarakat harus menjaga diri, keluarga, lingkungan tempat tinggal, tempat kerja, agar tidak menjadi klaster-klaster baru penularan Covid-19.

Selain itu, Doni menyinggung pandemi Covid-19 telah mengakibatkan pemutusan hubungan kerja bagi banyak orang di Indonesia.

Baca: Idul Adha 2020: Niat, Tata Cara, dan Protokol Kesehatan Shalat Berjamaah atau Sendiri

"Maka itu, momentum idul kurban adalah saat yang tepat untuk kita membangkitkan rasa kebersamaan dan saling berbagi untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang saat ini mungkin berpotensi tidak mendapatkan asupan makan yang sehat dan bergizi," kata Doni.

Baca: 14 Langkah Menghindari Penularan Covid-19 di Kantor, Rekomendasi BNPB

"Selamat Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah, semga kita selalu dalam lindungan Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa," pungkasnya.

Seperti diketahui, Menteri Agama Fachrul Razi mengimbau masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dengan menaati panduan yang dikeluarkan Kemenag.

Panduan tersebut terbit dalam bentuk Surat Edaran No SE. 18 Tahun 2020.

"Kami imbau untuk pelaksanaan Salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban dengan menyesuaikan pelaksanaan tatanan kenormalan baru atau New Normal," ujar Fachrul melalui keterangan tertulis, Rabu (22/7/2020).

Fachrul berharap Idul Adha pada tahun ini menjadi momen untuk masyarakat Indonesia tawakal menghadapi pandemi Covid-19.

"Semoga Idul Adha kali ini mampu meningkatkan kualitas taqwa kita dalam beragama, semoga kita semua dapat mengorbankan ego kita untuk tetap sabar menghadapi musibah wabah virus corona ini," kata Fachrul.

Penulis: Reza Deni
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas