Tribun

Kemerdekaan RI

Kemenpan-RB : HUT ke-75 RI Harus Jadi Penyemangat ASN Muda Berinovasi

Kepada para ASN muda Indonesia, Rini berpesan agar fokus di dalam berkarier dan senantiasa membangun integritas dan komitmen dimana pun ia bekerja

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Theresia Felisiani
Kemenpan-RB : HUT ke-75 RI Harus Jadi Penyemangat ASN Muda Berinovasi
TRIBUN/BPMI SETPRES/LUKAS
Presiden Joko Widodo mengikuti Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi 1945 di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (17/8/2020). Tidak seperti upacara pada tahun-tahun sebelumnya, kali ini peserta dibatasi dan sebagian peserta mengikuti upacara secara daring. TRIBUNNEWS/BPMI SETPRES/LUKAS 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nuansa sederhana mewarnai Upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, di Kantor Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Jakarta, Senin (17/8/2020).

Upacara yang disiarkan langsung dari Istana Merdeka itu, merupakan rangkaian perayaan peringatan HUT ke-75 Kemerdekaan RI di Kementerian PANRB.

Meski dilakukan secara daring karena masih pandemi Covid-19, peringatan Kemerdekaan RI tetap berjalan hikmat.

Dalam kesempatan itu, Menteri PANRB Tjahjo Kumolo mengenakan pakaian adat Mandailing, Sumatra Utara, lengkap dengan penutup kepala yang disebut Ampu.

Upacara turut diikuti oleh Pejabat Pimpinan Tinggi, Staf Khusus, serta sejumlah pegawai Kementerian PANRB dengan mematuhi protokol kesehatan.

Baca: PNS Tiba-tiba Berlutut di Depan Bupati Aceh Utara setelah Upacara, Menangis Minta Ini untuk Istrinya

Usai upacara virtual yang dipimpin Presiden RI Joko Widodo, rangkaian acara peringatan HUT RI di Kementerian PANRB dilanjutkan dengan penyerahan secara simbolis Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya kepada enam pegawai negeri sipil (PNS) Kementerian PANRB.

Penghargaan ini diberikan kepada PNS yang telah bekerja penuh kesetiaan kepada Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, negara, dan pemerintah serta dengan penuh pengabdian, kejujuran, kecakapan, dan disiplin terus menerus selama 10 tahun, 20 tahun, dan 30 tahun, sehingga dapat dijadikan teladan bagi pegawai lain.

Tanda Kehormatan Satyalencana Karya Satya 30 tahun diberikan kepada tiga orang, lencana 20 tahun sebanyak satu orang, serta lencana 10 tahun sebanyak dua orang.

Penghargaan yang dianugerahkan oleh Presiden RI ini diserahkan oleh Menteri PANRB Tjahjo Kumolo kepada PNS Kementerian PANRB dengan tetap mematuhi protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

Baca: Profil Kolonel Inf M Imam Gogor, Komandan Upacara HUT 75 RI di Istana, Suka Nasi Putih serta Kecap

Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana Kementerian PANRB Rini Widyantini, sebagai penerima Satyalancana Karya Satya 30 tahun menuturkan bahwa 30 tahun pengabdian sebagai PNS merupakan perjalanan panjang.

Rini sangat bersyukur bisa mengabdikan diri bagi NKRI.

“Pengabdian itu tidak akan pernah berhenti meskipun sudah 30 tahun bekerja. Harapan saya, semua yang saya abdikan kepada selama tiga puluh tahun ini bisa bermanfaat bagi masyarakat dan pemerintah Indonesia,” tutur Rini.

Menurut Rini, saat ini Indonesia masih memiliki cita-cita yang ingin digapai. Para birokrat harus lebih berjuang untuk lebih fokus untuk menyejahterakan rakyat dan memberikan pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat.

Kepada para ASN muda Indonesia, Rini berpesan agar fokus di dalam berkarier dan senantiasa membangun integritas dan komitmen dimana pun ia bekerja.

“Mulailah dari sekarang untuk melakukan inovasi-inovasi yang lebih baik dan selalu berkomitmen untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” tukas Rini.

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas