Bantuan Subsidi Upah Belum Cair, Menaker Ingatkan Kendala Ini dan Minta HRD Bantu Para Pekerja
Menaker Ida Fauziyah menjelaskan alasan program bantuan pemerintah, Bantuan Subsidi Upah (BSU) karyawan yang belum cair.
Penulis: Inza Maliana
Editor: Sri Juliati

Sebelumnya Kemenaker telah memberikan data 3 juta calon penerima kepada Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN).
Kemudian, data penerima dana BSU tersebut diserahkan kepada Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) sebagai penyalur.
Ida menjelaskan, pekerja penerima subsidi gaji BPJS Ketenagakerjaan tidak harus mempunyai rekening di bank-bank milik pemerintah.

Baca: Tak Hanya Beri Bantuan BLT Rp 2,4 Juta, Pemerintah Anggarkan Rp 307 Triliun untuk Beli Produk UMKM
Tetapi rekening yang masih aktif di bank mana pun, bisa dilakukan.
"Bank pemerintah hanya sebagai penyalur bantuan saja."
"Bantuan subsidi upah selanjutnya ditransfer sesuai dengan nomor rekening pekerja penerima," jelas Ida, dikutip dari Kompas.com.
Sebagai informasi, pada pencairan BLT tahap pertama, program BLT BPJS ini belum seluruhnya diterima oleh pekerja yang memiliki gaji Rp 5 juta per bulan.
Kemenaker menargetkan BSU akan dapat disalurkan kepada seluruh 15,7 juta pekerja.
Hal tersebut sesuai dengan yang ditargetkan pemerintah pada pertengahan September 2020.
Baca: Hindari Resesi, Pengamat Nilai Bantuan Subsidi Upah Harus Dipercepat
Pencairan BLT bantuan pemerintah lewat rekening ini diberikan kepada pekerja/buruh sebesar Rp 600.000 per bulan.
Yang dilakukan selama empat bulan dengan total sebesar Rp 2,4 juta.
Sedangkan, bantuan BPJS dicairkan dalam dua tahap pencairan masing-masing sebesar Rp 1,2 juta.
Adapun rincian penyaluran BSU di masing-masing bank penyalur, dari total 2,5 juta penerima batch pertama, yakni rekening Bank Mandiri sebanyak 752.168 orang.
Lalu penyaluran BLT BPJS lewat rekening Bank BNI sebanyak 912.097 orang.
Terakhir rekening Bank BRI sebanyak 622.113 orang, dan rekening Bank BTN sebanyak 213.622 orang.
(Tribunnews.com/Maliana)