Tribun

Kemendikbud Beberkan 12 Modus Penyelewengan Dana BOS, Tilap Honor Guru Sampai Pengadaan Fiktif

Ada 12 modus yang kerap dilakukan dalam penyelewengan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) oleh oknum pendidikan.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Theresia Felisiani
Kemendikbud Beberkan 12 Modus Penyelewengan Dana BOS, Tilap Honor Guru Sampai Pengadaan Fiktif
TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA
Sejumlah guru yang tergabung dalam PGRI Kalbar mendatangi kantor DPRD Kalbar, di Jl A Yani, Pontianak, Senin (27/6/2016). Dalam aksi damai yang diikuti oleh ribuan guru dari berbagai kabupaten/kota se-Kalbar ini mendesak pemerintah untuk segera mencairkan dana bos, serta menuntut pemerintah agar memberikan perlindungan kepada para guru dalam menjalankan tugasnya. Pada kesempatan ini ribuan guru tersebut juga mendesak pemerintah segera mengangkat para guru honorer K2 menjadi PNS. TRIBUN PONTIANAK/ANESH VIDUKA 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Chatarina Muliana Girsang mengungkapkan ada 12 modus yang kerap dilakukan dalam penyelewengan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Modus tersebut dilakukan oleh oknum pendidikan mulai dari pihak sekolah hingga dinas pendidikan.

"Berbagai modus penyalahgunaan dana BOS ini ada 12 modus sesuai dengan paparan saya, tapi ini ada lagi modus-modus lain, sebagian besar modus  selalu digunakan," ujar Chatarina dalam webinar Sosialisasi Petunjuk Teknis BOS Afirmasi dan Kinerja, Kamis (10/9/2020).

Baca: Kemendikbud: Penyelewengan Dana BOS Selama Pandemi Terancam Hukuman Mati

Modus pertama adalah permintaan uang dari oknum pengelola dana BOS di Dinas Pendidikan kepada kepala sekolah.

Biasanya permintaan ini dilakukan dengan dalih mempercepat proses pencairan dana BOS. 

Selanjutnya modus kedua, kepala sekolah diminta untuk menyetor sejumlah uang kepada oknum pejabat Dinas Pendidikan.

Biasanya permintaan uang ini dengan dalih uang administrasi.

Modus ketiga adalah penyelewengan dana BOS dalam bentuk pengadaan barang dan jasa.

Lalu modus keempat, pengelolaan dana BOS tidak sesuai dengan petunjuk teknis dari Kemendikbud.

Kelima, sekolah tidak melibatkan komite sekolah dan dewan pendidikan dengan tujuan mempermudah penyelewengan dana BOS.

Halaman
12
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas