Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

IDI Khawatir Indonesia Jadi Episentrum Covid-19 Dunia

Menurut Adi, hal ini malah akan berdampak semakin buruk pada ekonomi dan kesehatan negara Indonesia.

IDI Khawatir Indonesia Jadi Episentrum Covid-19 Dunia
For Serambinews.com
Para pengungsi etnis Rohingnya yang terdampar di bibir pantai Ujong Blang, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, Senin (7/9/2020) sore mulai diambil sampel darah untuk dirapid test. 
p>Ketua Tim Protokol Tim Mitigasi PB IDI dr Eka Ginanjar mengatakan, kolapsnya sistem kesehatan tandai dengan tingginya tenaga kesehatan yang tertular Covid-19, dan sulitnya mencari tempat perawatan.

Akibatnya, korban pasien Covid-19 meningkat dan disertai juga peningkatan angkat kematian pasien non-Covid.

"Tugas kami, para tenaga kesehatan, tidak akan ada artinya tanpa peran serta masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan," tutup Eka.

Studi Ilmiah Pencegahan Covid-19

Jumlah kematian masyarakat dan tenaga kesehatan karena Covid-19 di Indonesia merupakan yang tertinggi di dunia.

Ketua Tim Protokol Tim Mitigasi PB IDI dr Eka Ginanjar mengatakan, hal ini dikarenakan ketidakdisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan.

Padahal jika berdisiplin menerapkan protokol kesehatan dan perilaku memakai masker, menjaga jarak, dan rajin mencuci tangan dengan benar (3M), maka tingkat penularan dan kematian dapat ditekan.

Menurut Eka, studi ilmiah menyebutkan, penggunaan alat pelindung diri dalam protokol kesehatan sangat membantu mencegah penularan.

Dengan Menjaga Jarak selama sekurangnya satu meter, dapat mencegah penularan hingga 82 persen. Penggunaan masker sesuai standar dapat mencegah penularan hingga 85 persen.

Sementara itu, penggunaan face shield saja hanya mencegah hingga 78 persen. "Akan lebih baik lagi apabila selain menggunakan masker juga sekaligus face shield," kata Eka.

Sumber: Kompas TV

>
Ikuti kami di
Editor: Hasanudin Aco
Sumber: Kompas TV
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas