Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Jusuf Kalla di Mabes TNI : Donor Darah Dibutuhkan dalam Damai dan Perang

Mengingat belum ada ilmuwan atau lembaga yang bisa menciptakan darah, maka donor darah dibutuhkan setiap saat baik dalam masa damai maupun perang.

Jusuf Kalla di Mabes TNI : Donor Darah Dibutuhkan dalam Damai dan Perang
Dok PMI
Ketua PMI, Jusuf Kalla, Kamis (9/7/2020). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketika menghadiri acara Donor Darah dan Pembagian Paket Sembako dalam rangka HUT Ke-75 TNI, Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Muhammad Jusuf Kalla (JK) menyampaikan pentingnya donor darah bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Mengingat belum ada ilmuwan atau lembaga apapun yang bisa menciptakan darah, maka donor darah dibutuhkan setiap saat baik dalam masa damai maupun perang.

"Karena itu apabila ada masalah donor darah, kekurangan darah itu hanyalah dari orang ke orang, dan donor darah dibutuhkan dalam setiap saat, dalam damai dan perang," kata JK dalam sambutannya di GOR A Yani Mabes TNI Cilangkap pada Selasa (22/9/2020).

Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Dr. Drs. H.M. Jusup Kalla meninjau pelaksanaan Bakti Sosial (Baksos) berupa Donor Darah dan penyerahan Alat Pelindung Diri (APD) yang diselenggarakan oleh Alumni Akabri Angkatan 1995 Bima Cakti di Aula Makodim 1408/BS, Jl. Lanto Dg Pasewang, Kec. Mamajang, Kota Makassar, Jumat (24/7/2020). TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI
Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Dr. Drs. H.M. Jusup Kalla meninjau pelaksanaan Bakti Sosial (Baksos) berupa Donor Darah dan penyerahan Alat Pelindung Diri (APD) yang diselenggarakan oleh Alumni Akabri Angkatan 1995 Bima Cakti di Aula Makodim 1408/BS, Jl. Lanto Dg Pasewang, Kec. Mamajang, Kota Makassar, Jumat (24/7/2020). TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI (TRIBUNNEWS.COM/PUSPEN TNI)

Berdasarkan teori, kata JK, Indonesia yang memiliki 270 juta penduduk harus menyiapkan dua persen dari jumlah penduduk.

Terlebih dalam situasi pandemi Covid-19 ketika masyarakat tidak boleh keluar rumah, serta kekhawatiran akan penularan maka persediaan donor darah langsung menurun 50 persen.

Setelah TNI dan Polri turut serta dalam upaya meningkatkan katersedian kantung darah, menurut JK kini ketersedian darah telah mencapai 80 persen.

 JK berharap hal itu terus dikelola sedemikian rupa, sehingga persediaan kantong darah dapat digunakan untuk masyarakat kapan pun dibutuhkan terlebih dalam masa pandemi di mana banyak penyakit yang menyertai.

Baca: HUT TNI Ke-75, Mabes TNI Gelar Donor Darah 1.000 Orang dan Bagikan 10 Ribu Paket Sembako

"Jadi upaya kita sekali lagi bagaimana meningkatkan donor darah sehingga mencapai 80 persen dari 50 persen, kita masih ingin meningkatkan lagi sampai 95 persen sehingga upaya tersebut dapat memenuhi kebutuhan di manapun di indonesia ini. Itulah harapan kami," kata JK.

Dalam sambutannya JK juga memuji upaya TNI dalam memberikan sembako kepada masyarakat di tengah situasi pandemi Covid-19.

Menurutnya bantuan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat yang kerja di luar rumah ataupun malah tidak bekerja sama sekali karena terkena PHK.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Gita Irawan
Editor: Theresia Felisiani
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas