Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penunjukan Eks Tim Mawar Jadi Pejabat Kemenhan, PKB : Kita Harus Belajar dan Memaafkan Masa Lalu

Ketua DPP PKB Daniel menilai kritik penunjukan 2 eks anggota tim mawar jadi pejabat di Kemenhan harus dimaklumi dan dilihat secara wajar.

Penunjukan Eks Tim Mawar Jadi Pejabat Kemenhan, PKB : Kita Harus Belajar dan Memaafkan Masa Lalu
TRIBUNNEWS.COM
Daniel Johan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo diketahui menyetujui dua mantan anggota tim mawar untuk menjadi pejabat di Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

Menanggapi hal itu, Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daniel Johan menilai secara prinsip Indonesia harusnya melakukan rekonsiliasi, belajar dan memaafkan masa lalu.

"Secara prinsip kita harus rekonsiliasi, sekaligus belajar dari dan memaafkan masa lalu agar Indonesia bisa menatap masa depan tanpa beban masa lalu yang kelam," ujar Daniel, ketika dihubungi Tribunnews.com, Senin (28/9/2020).

Menurut Daniel, kritik dari banyak pihak soal penunjukan ini juga harus dimaklumi dan dilihat secara wajar.

Namun kritikan yang masuk, kata dia, tentu akan didengar dan dipertimbangkan oleh Presiden Jokowi.

"Dan ini bagusnya diwujudkan dahulu, sehingga kita maklumi bila pengangkatan tersebut mendapat kritik dari banyak pihak. Saya rasa Pak Jokowi akan mendengar masukan-masukan yang ada," tandasnya.

Baca: Tuntutan Koalisi Masyarakat Sipil pada Presiden Soal Pengangkatan Pejabat Eks Tim Mawar di Kemhan

Sebelumnya diberitakan, Amnesty Internasional Indonesia menilai keputusan Presiden Joko Widodo menyetujui dua mantan anggota tim mawar menjadi pejabat di Kementerian Pertahanan sebagai langkah mundur.

"Dengan mendukung Menteri Pertahanan mengangkat dua orang ini, Presiden Jokowi membuat bangsa ini mundur ke belakang," ujar Koordinator Kampanye Amnesty International Indonesia Novel Matindas dalam konferensi pers virtual, Minggu (27/9/2020).

Dua nama eks anggota tim mawar tersebut adalah Brigjen TNI Dadang Hendrayudha dan Brigjen TNI Yulius Selvanus.

Novel mengatakan, sistem di Indonesia sejauh ini telah mengalami kemajuan dibandingkan pada saat kekuasaan rezim Orde Baru.

Halaman
12
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas