Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

KPK Periksa 7 Saksi dan Sita Barang Bukti Terkait Kasus Korupsi Proyek PUPR Kota Banjar

KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap tujuh saksi terkait proses penyidikan kasus dugaan korupsi proyek pekerjaan infrastruktur

KPK Periksa 7 Saksi dan Sita Barang Bukti Terkait Kasus Korupsi Proyek PUPR Kota Banjar
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ilham Rian Pratama

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap tujuh saksi terkait proses penyidikan kasus dugaan korupsi proyek pekerjaan infrastruktur pada Dinas PUPR Kota Banjar tahun anggaran 2012-2017.

Saksi-saksi itu antara lain, Galih Achmad Nugraha, Staff Bisnis Legal Bank BJB Banjar); Boyke Dewangga Putu Uci, Staf bagian Bisnis (Kredit) Bank BJB Banjar; dan Agus Saripudin, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Banjar (Kabid SDA 2013-2016).

Kemudian, Bayu Kusuma, Pemilik CV Jaya Konstruksi, CV Tunjung Sari, dan CV Puncak Asih; Artri, Mengurus Rumah Tangga; Dadang Alamsyah, Direktur PT Cahaya Kristal Putra; serta Fitriah, Staff Keuangan di RSU Banjar Patroman.

Baca: KPK Periksa Pegawai PT Datalink Solution Sebagai Saksi Kasus Korupsi Pengadaan Laboratorium Komputer

"Pemeriksaan dilakukan di Aula Kantor Perwakilan BPKP Provinsi Jabar, Kota Bandung, Jawa Barat," kata Plt Juru Bicara Penindakan KPK Ali Fikri dalam keterangannya, Rabu (7/10/2020).

Ketujuh saksi tersebut belum diketahui diperiksa untuk tersangka siapa.

Hal itu dikarenakan KPK belum mau mengumumkan pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka.

"Kami saat ini belum dapat menyampaikan detail pihak-pihak yang ditetapkan sebagai tersangka karena sebagaimana telah kami sampaikan bahwa kebijakan pimpinan KPK terkait ini adalah pengumuman tersangka akan dilakukan saat penangkapan atau penahanan telah dilakukan," kata Ali.

Baca: Rakor dengan Pemda DKI Jakarta, KPK Pertanyakan Kemajuan Penagihan PSU

Selain memeriksa tujuh saksi, dalam kasus ini, tim penyidik KPK juga telah melakukan penyitaan barang bukti.

"Antara lain masih dokumen-dokumen proyek di PUPR," ungkap Ali.

Halaman
12
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas