BNPB Dukung Kesiapsiagaan DKI Jakarta Hadapi Potensi Bencana Saat Musim Hujan
Doni Monardo menyerukan kepada seluruh jajaran pemerintah daerah agar segera mengambil tindakan yang dianggap perlu terkait pengurangan risiko bencana
Penulis: Reza Deni
Editor: Adi Suhendi
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reza Deni
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendukung penuh upaya Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dalam menghadapi dan mengantisipasi potensi bencana alam dari dampak musim hujan dan fenomena La Nina.
Dukungan tersebut diimplementasikan melalui kegiatan "Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Musim Hujan Tingkat Provinsi Jakarta" di Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (4/11/2020).
Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo telah menyerukan kepada seluruh jajaran pemerintah di daerah agar segera mengambil tindakan yang dianggap perlu terkait pengurangan risiko bencana dalam menghadapi musim hujan dan mengantisipasi dampak fenomena La Nina.
Baca juga: Gunung Sinabung Erupsi Lagi Malam Tadi, Kini Status Siaga, Berikut 3 Imbauan BNPB
Pemangku kebijakan tiap-tiap wilayah tersebut, dikatakan Doni, harus segera menyiapkan tim patroli gabungan, baik untuk antisipasi dan penanganan bencana maupun terkait keamanan lingkungan.
"Bagi yang di bantaran sungai, ikuti info. Bila meluap agar mengungsi sementara. Siapkan tim patroli gabungan, Hansip dan Pam Lokal untuk antisipasi pencurian bila rumah ditinggal sementara,” kata Doni dalam keterangan yang diterima.
Eks Danjen Kopassus itu meminta agar pesan tersebut dapat diteruskan ke seluruh jajaran pemerintah daerah hingga tingkat RT/RW.
Baca juga: Kepala BNPB Siapkan Tim Patroli Gabungan hingga RT/RW Antisipasi Perubahan Cuaca di Jabodetabek
“Infokan ke semua Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Minta mereka teruskan sampai tingkat RT dan RW,” ujar Doni.
Doni Monardo yang turut hadir dalam apel kesiapsiagaan tersebut sekaligus memberikan bantuan secara simbolis untuk Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berupa perahu karet multifungsi sebanyak 13 buah.
"Ke depannya, bantuan perahu karet tersebut dapat digunakan untuk peninjauan, evakuasi dan distribusi logistik," pungkas Doni.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.