Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tanggapi Moeldoko Soal Pejabat Representasi Istana, Legislator PKB Pertanyakan Peran Jubir Presiden 

Tanggapi Moeldoko soal hanya tiga pejabat yang bisa bicara mengatasnamakan Istana, Daniel Johan pertanyakan peran jubir presiden, Fadjroel Rachman.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Tanggapi Moeldoko Soal Pejabat Representasi Istana, Legislator PKB Pertanyakan Peran Jubir Presiden 
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Juru Bicara Kepresidenan - Fadjroel Rachman 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi IV DPR RI Daniel Johan mempertanyakan maksud dari Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko yang menyebut bahwa hanya ada tiga pejabat yang bisa berbicara mengatasnamakan Istana.

Tiga pejabat yang dimaksud adalah Moeldoko sendiri, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung.

Daniel kemudian mempertanyakan peran dari juru bicara presiden sendiri, seperti halnya Fadjroel Rachman

"Jadi peran jubir apa yah? Mewakili presiden?" tanya Daniel, ketika dihubungi Tribunnews.com, Jumat (13/11/2020).

Baca juga: Tiga Pejabat yang Pernyataannya Bisa Merepresentasikan Istana: Moeldoko, Pratikno dan Pramono Anung

Politikus PKB tersebut juga menyinggung apa sebenarnya perbedaan pernyataan presiden dengan pernyataan dari istana. 

Daniel menilai hal ini harus dijelaskan kepada publik dan khalayak luas agar semuanya paham serta tak menimbulkan polemik. 

"Jadi apakah beda dengan istana? Lalu apa bedanya presiden dengan istana yah? Bagusnya diperjelas saja biar masyarakat paham," kata Daniel. 

Baca juga: Moeldoko: Apa yang Direkonsiliasikan dengan Habib Rizieq ? Kita Tidak Ada Masalah

Rekomendasi Untuk Anda

Sebelumnya diberitakan, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko menyebut bahwa hanya ada tiga pejabat yang bisa mengatasnamakan Istana.

Ketiga pejabat itu adalah dirinya sendiri sebagai Kepala Staf Kepresidenan, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno, dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Pramono Anung.

Selebihnya, kata Moeldoko, tak bisa mewakili Istana atau Presiden Jokowi.

"Kita sepakati dulu bahwa kalau mengatasnamakan Istana itu representasinya kalau di staf presiden, satu Mensesneg, kedua Menseskab, lalu KSP. Jadi kalau tenaga ahli KSP berbicara atas nama Kantor KSP, bukan atas nama Istana," ujar Moeldoko di gedung Bina Graha, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Kamis (12/11/2020).

Moeldoko, Pratikno, dan Pramono merupakan pejabat tinggi yang langsung dilantik oleh Presiden Jokowi.

Moeldoko tidak menyebut apakah staf khusus presiden ataupun jubir presiden Fadjroel Rahman juga dapat mewakili Istana.

Jabatan tersebut juga secara struktural tidak berada dalam wewenang Moeldoko.

"Sebenarnya staf khusus ada di bawah koordinatornya, saya nggak etis mengomentari itu. Saran saya supaya ditanyakan ke Pak Ari Dwipayana," ujar Moeldoko.

Moeldoko - Kepala Staf Presiden
Moeldoko - Kepala Staf Presiden (Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S)
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas