Tribun

Kejaksaan Agung Kebakaran

Tiga Tersangka Kebakaran Kejagung Minta Polri Hadirkan Saksi yang Meringankan Hukuman

Tiga tersangka kasus kebakaran Kejaksaan Agung RI berinisial MD, J dan IS meminta Polri untuk menghadirkan saksi yang meringankan hukuman.

Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Anita K Wardhani
Tiga Tersangka Kebakaran Kejagung Minta Polri Hadirkan Saksi yang Meringankan Hukuman
WARTAKOTA/henry lopulalan
Gedung Kejaksaan Agung mulai dalam proses perbaikan, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (23/10/2020). Setelah beberapa kali polisi olah TKP serta anlisa sejumlah tenaga ahli maka kesimpukan penyidikan penyebab awal kebakaran di lantai 6 karena kelalaian tukang bekerja di aula. Delapan orang ditetapakan menjadi tersangka terbakarnya gedung Kehaksaan Agung tersebut. (Warta Kota/Henry Lopulalan) 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tiga tersangka kasus kebakaran Kejaksaan Agung RI berinisial MD, J dan IS meminta Polri untuk menghadirkan saksi yang meringankan hukuman terkait kasus yang dialaminya.

"Jadi terkait hasil pemeriksaan tersangka yang terakhir 3 orang itu sudah cukup pemberkasan. Cuma memang ada hak nya tersangka dia minta saksi yang meringankan," kata Karo Penmas Humas Polri Brigjen Awi Setyono dalam keterangannya, Rabu (25/11/2020).

Menurut Awi, pihaknya memang masih tengah melakukan pemeriksaan saksi yang dihadirkan oleh ketiga tersangka.

Namun di saat yang bersamaan, pihaknya juga tengah melakukan pemberkasan.

Baca juga: Terancam Penjara 5 Tahun, Ini Peran Ketiga Tersangka Baru Dalam Insiden Kebakaran Kejaksaan Agung RI

Baca juga: Bareskrim Polri Periksa 12 Orang Saksi Terkait Kasus Kebakaran Kejaksaan Agung

"Penyidik sedang melakukan pemeriksaan itu tentunya nanti akan disusulkan untuk disisipkan di pemberkasan sehingga yang terjadi ini masih berproses. Nanti kalau sudah lengkap akan dilimpahkan ke JPU," pungkas dia.

Diberitakan sebelumnya, Bareskrim Polri menetapkan tiga tersangka baru dalam insiden kasus kebakaran gedung utama Kejaksaan Agung RI pada 22 Agustus 2020 lalu.

Mereka adalah MD, J dan IS yang merupakan pihak internal dan eksternal dari korps Adhyaksa.

Kepala Divisi Humas Polri Irjen Argo Yuwono menyampaikan ketiga tersangka itu ditetapkan setelah penyidik melakukan gelar perkara sejak Jumat (13/11/2020) pagi.

"Jumat tadi kita melakukan gelar perkara untuk menetapkan tersangka baru dan ternyata dari gelar perkara tadi penyidik menetapkan 3 tersangka yaitu inisial MD, J dan IS," kata Irjen Argo Yuwono di Bareskrim Polri, Jakarta, Jumat (13/11/2020).

Dalam kasus ini, ketiga tersangka punya peran yang berbeda-beda dalam kasus kebakaran gedung utama Kejagung RI. Tersangka MD misalnya, dia diduga meminjam bendera PT APM dalam pengadaan minyak lobi merk TOP Cleaner.

Halaman
12
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas