Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Nasib Libur dan Curi Bersama Akhir Tahun Diputuskan Hari Ini

Dalam rapat hari ini Muhadjir akan memanggil 3 menteri teknis terkait libur panjang yang juga ikut menandatangani Surat Keputusan Bersama sebelumnya.

Nasib Libur dan Curi Bersama Akhir Tahun Diputuskan Hari Ini
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Muhadjir Effendy 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah akan menentukan nasib pemangkasan Libur dan Cuti Bersama Akhir Tahun 2020 pada Jumat (27/11/2020) hari ini.

"Ya, Insya Allah," kata Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy saat dikonfirmasi berkaitan dengan pengambilan keputusan pemangkasan libur dan cuti bersama akhir tahun, Kamis (26/11/2020).

Muhadjir mengatakan, dalam rapat hari ini ia akan memanggil tiga menteri teknis terkait libur panjang yang juga ikut menandatangani Surat Keputusan Bersama sebelumnya.

Menteri-menteri itu yakni Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauzia, Menteri Agama Fachrul Razi, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (MenPAN RB) Tjahjo Kumolo.

Sementara itu Deputi Bidang Koordinasi Pendidikan dan Agama Kemenko PMK Agus Sartono mengatakan rapat yang rencananya digelar hari ini masih merupakan rapat internal dengan pengambilan keputusan tanpa pengumuman.

Baca juga: Kasus Covid-19 Masih Tinggi, DPR Minta Pemerintah Hati-hati Putuskan Libur Panjang Akhir Tahun

Hasil rapat kata dia, terlebih dahulu akan diberikan kepada Presiden Joko Widodo.

"Besok masih rapat internal dipimpin Pak Menko dengan Menteri terkait. Jadi belum akan diputuskan. Tentu hasil rapat dan pertimbangan akan beliau laporkan kepada Bapak Presiden minggu depan," kata Agus.

"Karena beliau yang mendapatkan arahan dari Bapak Presiden. Jadi semua harap bersabar, masih cukup waktunya," lanjutnya.

Sebelumnya, Jokowi memang meminta agar libur dan cuti bersama akhir tahun yang dimulai 24 Desember hingga 1 Januari itu dipangkas.

Hal ini lantaran setiap libur panjang, akan ada peningkatan jumlah positif covid-19.

Halaman
12
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas