Tribun

UU Cipta Kerja

Ratusan Rektor Ikut Susun RPP UU Cipta Kerja Bersama Kemnaker

Ratusan rektor tersebut merupakan rektor perguruan tinggi se-Indonesia yang tergabung dalam Forum Rektor Indonesia (FRI).

Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Hendra Gunawan
Ratusan Rektor Ikut Susun RPP UU Cipta Kerja Bersama Kemnaker
istimewa
Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah 

Menaker Ida menambahkan, Pemerintah juga telah membentuk Tim Independen dalam rangka serap aspirasi yang terdiri atas para ahli dan tokoh nasional perwakilan dari beberapa sektor utama dalam UU Cipta Kerja untuk duduk dalam Tim Serap Aspirasi.

"Tim aspirasi ini akan menerima masukan dan juga aktif berkomunikasi dengan berbagai pihak dalam penyusunan RPP dan Perpres," kata Menaker Ida.

Ketua Forum Rektor Indonesia, Arif Satria mengatakan, uji sahih merupakan bagian dari proses untuk mendorong inklusivitas agar publik terlibat dalam formulasi UU dan turunannya, termasuk PP.

"Kami harap FRI bisa terus terlibat dalam berbagai pasal bukan hanya pasal yang menyangkut pasal ketenagakerjaan. Tapi juga pasal lain tentang pertanahan, administrasi, kemudahan beruaaha,” kata Arif Satria.

Arif Satria mengungkapkan, dari sekian banyak pasal dalam UU Cipta Kerja, pasal tentang ekosistem investasi dan kegiatan berusaha mendominasi yakni sebanyak 39,78 persen.

Disusul secara berurutan pasal tentang pengadaan tanah (13,9 persen), pasal kemudahan proyek strategis nasional (10,75 persen), PP dalam PSN (10 persen), UMKM (10,77 persen), kemudahan berusaha (7,50 persen), dan ketenagakerjaan (2,69 persen).

"Sangat kecil dan sangat sedikit sekali, tapi sangat menjadi perhatian publik yang luar biasa pasal tentang ketenagakerjaan. Orang tak melihat 39 persen maupun 13 persen. Meski porsinya hanya 2,69 persen, tapi isunya sangat sensitif. Ini artinya publik cinta terhadap isu ketenagakerjaan," ujar Rektor IPB tersebut.

Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas