Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

11 Penerima Kartu Prakerja Curhat ke Menko Airlangga, Begini Cerita Mereka

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dengarkan curhatan 111 perwakilan penerima Kartu Prakerja dari seluruh Indonesia

11 Penerima Kartu Prakerja Curhat ke Menko Airlangga, Begini Cerita Mereka
Kolase Foto Surya/Tribunnews
Ilustrasi Kartu Pra Kerja. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (Menko Perekonomian) Airlangga Hartarto mendengar curhatan dari penerima program Kartu Prakerja.

Airlangga menerima 11 perwakilan penerima Kartu Prakerja dari seluruh Indonesia.

Saat menerima mereka, menko berusia 58 tahun itu mendengarkan kisah mereka mengikuti program Kartu Prakerja.

“Saya senang dan bangga mendengar kisah para penerima Kartu Prakerja yang datang dari Aceh hingga Jayapura, dari Nunukan hingga Rote ini. Kisah-kisah mereka ini menjadi bukti keberhasilan tujuan program Kartu Prakerja dalam hal skilling, upskilling, dan reskilling,” ujar Airlangga dalam keterangan yang diterima, Rabu (16/12/2020).

Baca juga: Menko Airlangga Terima 11 Perwakilan Penerima Kartu Prakerja dari Seluruh Indonesia

Apresiasi pun diberikan Airlangga kepada Tim Pelaksana dan Manajemen Pelaksana Kartu Prakerja. 

Menurutnya, hal ini merupakan capaian besar dalam suatu pelaksanaan program Pemerintah, mengingat program ini baru berusia kurang dari 1 tahun.

“Capaian program Kartu Prakerja di Tahun 2020 harus terus dilanjutkan di tahun 2021. Kualitas pelaksanaan program dan pelayanan kepada masyarakat harus terus ditingkatkan. Tentunya dengan tetap memperhatikan pemenuhan tata kelola program yang lebih baik,” sambungnya.

Sementara itu, seorang penerima Kartu Prakerja, Stevenly Rio Loginsi berbagi ceritanya dengan Menko Airlangga dan 10 pekerja lainnya

Awalnya, Rio bekerja sebagai petugas keamanan di perusahaan swasta di Manado, Sulawesi Utara.

Badai pandemi membuat perusahaan harus ditutup dan dirinya kehilangan pekerjaan.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Reza Deni
Editor: Theresia Felisiani
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas