Tribun

Presiden Jokowi Berharap Kompensasi dari Negara Dapat Jadi Suntikan Moril Bagi Korban Terorisme

Jokowi mengatakan kompensasi yang diberikan kepada korban tindak pidana terorisme merupakan bukti tanggung jawab negara.

Penulis: Taufik Ismail
Editor: Adi Suhendi
Presiden Jokowi Berharap Kompensasi dari Negara Dapat Jadi Suntikan Moril Bagi Korban Terorisme
Kris - Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi menyerahan kompensasi bagi korban terorisme di Istana Negara, Rabu, (16/12/2020). 

Laporan Wartawan Tribunnews Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan kompensasi yang diberikan kepada korban tindak pidana terorisme merupakan bukti tanggung jawab negara.

Ia berharap kompensasi yang diberikan dapat menjadi suntikan semangat bagi para korban dan ahli waris untuk tetap optimis menjalani hidup.

"Kehadiran negara di tengah-tengah para korban semoga mampu memberikan semangat, memberikan dukungan moril untuk melewati situasi yang sangat berat akibat dampak dari terorisme agar para korban dapat melanjutkan kehidupan dan menatap masa depan lebih optimis lagi," kata Jokowi saat penyerahan kompensasi di Istana Negara, Rabu, (16/12/2020).

Baca juga: Presiden Jokowi: Vaksin Covid-19 untuk Masyarakat Gratis, Tidak Dikenakan Biaya Sama Sekali

Jokowi menyadari bahwa kompensasi yang diberikan tidak sebanding dengan penderitaan para korban yang selama puluhan tahun mengalami penurunan kondisi ekonomi karena dampak aksi terorisme.

"Mengalami penurunan kondisi ekonomi karena kehilangan pekerjaan atau tidak mampu mencari nafkah lagi, kemudian juga mengalami trauma psikologis serta derita luka fisik dan mental dan juga mengalami berbagai stigma, karena kondisi fisik yang dialaminya," katanya.

Baca juga: Presiden Jokowi Berikan Kompensasi Rp 39,25 Miliar Bagi 215 Korban Terorisme Masa Lalu

Sementara itu, Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Hasto Atmojo Suroyo berharap bahwa kompensasi yang diberikan dapat digunakan para korban atau ahli waris untuk memulihkan kondisi sosial ekonomi.

"Selain itu untuk pelatihan dan pembekalan keterampilan untuk menyokong hal-hal yang lebih produktif bagi para korban maupun keluarga korban," katanya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyerahkan bantuan kompensasi secara langsung kepada keluarga korban tindak pidana terorisme di Istana Negara, pada Rabu, (16/12/2020).

Baca juga: Hina Jokowi Lewat Video, Wanita di Menteng Ngaku Cuma Iseng

Bantuan diberikan kepada korban tindak pidana terorisme dan ahli waris dengan total nilai Rp 39,25 miliar.

Halaman
12
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas