Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Sandiaga Uno dan Risma Jadi Menteri, Pengamat: Karpet Merah Menuju Capres 2024

Joko Widodo (Jokowi) akhirnya mengumumkan 6 menteri baru di jajaran Kabinet Indonesia Maju.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Sandiaga Uno dan Risma Jadi Menteri, Pengamat: Karpet Merah Menuju Capres 2024
Youtube Sekretariat Presiden
Presiden RI Jokowi memberikan keterangan pers soal menteri baru di Istana Merdeka, 22 Desember 2020. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhirnya mengumumkan 6 menteri baru di jajaran Kabinet Indonesia Maju.

"Mengumumkan menteri-menteri baru yang akan duduk di anggota kabinet Indonesia Maju," ujar Jokowi dalam keterangan pers yang disiarkan Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (22/12/2020).

Adapun keenam menteri baru itu adalah : 

1. Tri Rismaharini  sebagai Menteri Sosial.

2. Sandiaga Salahuddin Uno sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif

3. Budi Gunadi Sadikin sebagai Menteri Kesehatan.

4.  Yaqut Cholil Qoumas  sebagai Menteri Agama

Rekomendasi Untuk Anda

5. Satrio Wahyu Trenggono sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan

6. Muhammad Lutfhi sebagai Menteri Perdagangan.

Jokowi mengatakan pelantikan enam menteri baru ini akan dilaksanakan besok pagi.

Baca juga: Sandiaga Uno Jadi Menteri Jokowi, Politikus Nasdem: Percuma Saya Berdarah-darah di Pilpres 2019

Baca juga: BREAKING NEWS: Ini Nama-nama 6 Menteri Baru yang Diumumkan Jokowi

Peluang capres 2020

Masuknya nama Sandiaga Uno dan Risma disebut-sebut sebagai peluang untuk menuju Pemilu Presiden 2024. 

Apalagi selama ini dua nama ini muncul dalam berbagai survei. 

"Semua kepala daerah dan menteri adalah capres potensial 2024. Menurut saya jangan dipersoalkan. Memang bagus kalau presiden kita datang dari kepala daerah atau menteri yang berhasil," ujar Pengamat Politik M Qodari dalam diskusi  daring "Reshuffle Berskala Besar?", Selasa (22/12/2020).

"Kita ingin presiden nantinya adalah yang berkompeten dan sukses di pemerintahan sehingga kalau jadi presiden tidak kagok-kagok amat," ujar Qodari.

Halaman 1/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas