Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Libur Natal dan Tahun Baru 2021

Politikus PKS Kritisi Penyelenggaraan Mudik Natal dan Tahun Baru

Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKS, Sigit Sosiantomo menilai penyelenggaran mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021 amburadul.

Politikus PKS Kritisi Penyelenggaraan Mudik Natal dan Tahun Baru
Tribunnews.com/Abdul Qodir
Anggota Komisi V DPR RI Sigit Sosiantomo. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi V DPR RI Fraksi PKS, Sigit Sosiantomo menilai penyelenggaran mudik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2021 amburadul.

Hal itu terlihat mulai dari padatnya antrean swab di bandara dan stasiun hingga aturan syarat perjalanan yang bersifat diskriminatif dan berubah-ubah.

“Saya katakan penyelenggaraan mudik Natal dan Tahun Baru tahun ini amburadul. Itu bisa kita lihat dari antrean calon penumpang yang ingin tes swab/rapid di bandara dan stasiun sehingga mengabaikan protokol kesehatan," ucap Sigit melalui keterangannya, Jumat (25/12/2020).

Baca juga: Rayakan Natal Pertama Bersama Ahok, Tampilan Elegan Puput Nastiti Devi Curi Perhatian

"Bukannya menghindari kerumunan, malah membuat kerumuman. Ini bukti konkret bahwa regulator dan operator tidak siap mengimplementasikan aturan yang mereka buat sendiri,” imbuhnya.

Kedua, ketidaksiapan pemerintah dalam penyelenggaraan mudik Natal dan Tahun Baru juga terlihat dari penerapan aturan syarat perjalanan yang diterbitkan mendadak dan diskriminatif.

Akibatnya, kata Sigit, justru membuat bingung masyarakat.

Baca juga: Panglima TNI Siapkan Hercules C-130 untuk Mudik Natal Warga Papua

Sebagai contoh, Sigit menyebutkan perbedaan aturan transportasi yang akan masuk ke Pulau Jawa dan Bali dengan daerah lain.

Untuk masuk ke pulau Jawa dan Bali, pemerintah menerapkan aturan ketat dengan persyaratan tes rapid antigen.

Namun, untuk daerah lain tes rapid antigen hanya bersifat himbauan.

Halaman
12
Penulis: chaerul umam
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas