Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Survei LKPI: PDIP dan Golkar Posisi Teratas

Survei ditanyakan kepada 1225 responden, diberikan pertanyaan parpol mana yang akan dipilih jika pemilu digelar hari ini.

Survei LKPI: PDIP dan Golkar Posisi Teratas
youthmanual.com
Ilustrasi pemilu. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Hasil sigi Lembaga Kajian Pemilu Indonesia (LKPI) menunjukkan Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Partai Golkar berada di urutan teratas jika Pemilu digelar pada saat ini.

Direktur Eksekutif LKPI Arifin Nur Cahyono mengatakan survei ditanyakan kepada 1225 responden, diberikan pertanyaan parpol mana yang akan dipilih jika pemilu digelar hari ini.

Survei dilakukan pada 20-27 Desember 2020, dengan jumlah responden 1.225 orang tersebar secara proporsional di 34 provinsi di Indonesia.

"Maka hasil nya tingkat keterpilihan Parpol: PDI Perjuangan (17,8%), Golkar (15,2℅), Partai Demokrat (10,8%), PKB (8,8%), NasDem (8,1%), PKS (6,9%), Gerindra (6,6%), PSI (4,2%), PAN (3,1%), PPP (2,9%), Hanura (1,6%), dan lainnya dibawah 0,5 persen," ujar Arifin saat dikonfirmasi, Sabtu (2/1/2021).

Penentuan sample Metode Mix-Mode karena riset ini yang dilakukan di era pandemi Covid-19 yang membatasi untuk melakukan wawancara tatap muka.

Karena itu Survei Jajak Pendapat ini dilakukan melalui sambungan telepon terhadap responden yang dipilih secara acak.

Survei melalui telepon ini menggunkan petugas wawancara yang telah dilatih untuk mengajukan pertanyaan dan mencatat jawaban yang diberikan responden pada komputer.

"Diketahui, margin of error survei sebesar kurang lebih 2,8 persen dan pada tingkat kepercayaan mencapai 95 persen," tutur Arifin.

Selain itu, ucap Arifin, LKPI juga menanyakan pada 1225 responden, perihal kondisi perekonomian Indonesia saat ini.

Hasilnya sebanyak 76,6 persen merasa puas dan yakin dengan usaha pemulihan ekonomi nasional oleh pemerintah yang sangat membantu pada ekonomi rumah tangga keluarga masyarakat Indonesia akibat dampak Covid-19.

"Dan sebanyak 18,7 persen menyatakan tidak puas usaha pemulihan ekonomi nasional oleh pemerintah karena tidak ada dampak positive terhadap keadaan ekonomi rumah tangga masyarakat sedangkan 4,7 persen tidak menyatakan apapun," tuturnya.

Dari hasil survei sebanyak 71,8 persen merasa puas dengan penanganan dan penanggulangan Covid-19 oleh pemerintah. Dan sebanyak 81,7 persen responden menyatakan siap ikut program vaksinisasi Covid-19.

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas