Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

Hingga Senin Pagi RS Polri Terima 16 Kantong Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ-182

Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri mengaku telah menerima 16 kantong jenazah korban Sriwijaya Air SJ182 di RS Polri, Kramat Jati.

Hingga Senin Pagi RS Polri Terima 16 Kantong Jenazah Korban Sriwijaya Air SJ-182
Tribunnews.com/Igman Ibrahim
Tim gabungan penyelam Basarnas kembali menemukan body part atau potongan tubuh manusia di lokasi tempat jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri mengaku telah menerima 16 kantong jenazah korban Sriwijaya Air SJ182 di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono mengatakan, 16 kantong itu diterima hingga pukul 09.00 WIB pada Senin (11/1/2021) pagi.

Selain itu, pihaknya juga menerima 3 kantong yang berisi properti.

"Sampai jam 9 ini juga, tim DVI telah menerima 16 kantong jenazah dan juga 3 kantong properti," kata Rusdi Hartono saat konferensi pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Rusdi menambahkan, tim posmortem akan melakukan identifikasi terhadap kantong jenazah tersebut.

Sedangkan, tim antemortem tetap mengumpulkan data yang dibutuhkan dari keluarga korban untuk mencocokkan data.

Baca juga: Boeing Ucapkan Duka Cita Mendalam dan Siap Bantu Investigasi Jatuhnya Sriwijaya Air SJ-182

"Tentunya tugas-tugas kedepan dari petugas posmortem akan melaksanakan kegiatan identifikasi terhadap kantong jenazah ini. Kemudian juga petugas-petugas dari antemortem terus mengumpulam data-data yang dibutuhkan dari keluarga korban," jelasnya.

Sebelumnya, RS Polri hingga Minggu (10/1/2021) petang, telah menerima 7 kantong jenazah korban pesawat Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh di perairan Kepulauan Seribu.

Penulis: Fransiskus Adhiyuda Prasetia
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas