Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Gempa di Sulawesi Barat

Pulihkan Trauma Pengungsi Gempa Sulawesi Barat, Kemensos Siapkan Layanan Dukungan Psikososial

Kementerian Sosial membuka Layanan Dukungan Psikososial (LDP) di pengungsian korban gempa Sulawesi Barat.

Pulihkan Trauma Pengungsi Gempa Sulawesi Barat, Kemensos Siapkan Layanan Dukungan Psikososial
Tribunnews/HO/Biro Pers Setpres/Lukas
Presiden Joko Widodo meninjau Kantor Gubernur Sulawesi Barat yang ambruk karena gempa di Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat, Selasa (19/1/2021) siang sekira pukul 12.10 WITA. Kantor Gubernur Sulawesi Barat ambruk akibat gempa magnitudo 6,2 yang mengguncang Kabupaten Mamuju dan Majene pada Jumat (15/1) lalu. Turut mendampingi Presiden Jokowi yakni Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono, Gubernur Sulawesi Barat, Andi Ali Baal Masdar, dan Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Barat, Muhammad Idris. Tribunnews/HO/Biro Pers Setpres/Lukas 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Sosial membuka Layanan Dukungan Psikososial (LDP) di pengungsian korban gempa Sulawesi Barat.

Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam M Safii Nasution mengatakan layanan ini diberikan untuk memulihkan trauma para pengungsi yang menyaksikan bencana tersebut.

Baca juga: RS Kapal Dioperasikan Tangani Korban Gempa 6,2M Sulbar

Baca juga: Seorang Korban Gempa Sulawesi Barat Meninggal saat Ambil HP, Korban Sempat Update Status di WA & FB

"Tidak hanya berhenti disitu saja. Kami juga melakukan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) bagi penyintas untuk memulihkan trauma akibat gempa. Mereka harus dituliskan mentalnya," ujar Safii melalui keterangan tertulis, Selasa (19/1/2021).

Tim LDP Kemensos berasal dari unsur Tagana, Tenaga Kesejahteran Sosial Kecamatan (TKSK) dan SDM Program Keluarga Harapan dengan berbagai latar belakang keahlian.

"Tim ini terdiri dari Pekerja Sosial, Penyuluh Sosial, dan Psikolog. Petugas yang dikerahkan berasal dari tim LDP pusat 10 orang, Tagana setempat ada 12 orang dan TKSK 6 orang. Sedangkan untuk SDM PKH setempat sebanyak 17 orang," ungkap Safii.

Safii menjelaskan layanan yang diberikan antara lain berupa konseling, permainan bagi anak-anak, pemberian kuis dan permainan sejenisnya.

Berbagai layanan ini agar para pengungsi dapat melupakan trauma terhadap kejadian gempa ini dan kembali hidup normal.

Safii memperkirakan saat ini ada sekitar 1.500 hingga 2 ribu pengungsi yang telah berada di luar Stadion Manakarra, Mamuju sejak gempa dahsyat berkekuatan magnitudo 6,2 melanda Sulawesi Barat.

Ikuti kami di
Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Anita K Wardhani
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas