Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pesawat Sriwijaya Air Jatuh

Tim Masih Lakukan Pemantauan Secara Aktif Meski Pencarian Sriwijaya Air SJ 182 Dihentikan

Selama pencarian dilakukan tim SAR gabungan berhasil mengevakuasi ratusan kantong jenazah.

Tim Masih Lakukan Pemantauan Secara Aktif Meski Pencarian Sriwijaya Air SJ 182 Dihentikan
Tribunnews/HO/Kemenhub RI
Presiden Joko Widodo didampingi Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengunjungi Posko Darurat Evakuasi Pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di Dermaga JICT, Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (20/1/2021). Presiden Jokowi mengapresiasi kerja keras yang telah dilakukan Tim SAR Gabungan dalam penanganan musibah jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ 182. Tribunnews/HO/Kemenhub RI 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Setelah menggelar operasi SAR dan pencarian selama 13 hari, pemerintah akhirnya memutuskan menghentikan pencarian terhadap puing maupun korban pesat Sriwijaya Air SJ 182 yang hilang di sekitar perairan Kepulauan Seribu.

"Setelah melalui pertimbangan teknis hasil temuan korban, efektivitas, pertemuan beberapa kali dengan pihak keluarga korban, masukan-masukan dari unsur di lapangan dan terakhir kita melaksanakan rapat yang dipimpin Menteri Perhubungan, maka hari ini, Kamis 21 Januari 2021 pada pukul 16.57 WIB, operasi pencarian dan pertolongan terhadap pesawat Sriwajaya Air SJ 182 secara resmi saya nyatakan ditutup atau penghentian," kata Kepala Basarnas, Bagus Puruhito dalam konferensi pers yang digelar di JICT, Jakarta Utara, Kamis (21/1/2021).

Pencarian pesawat Sriwijaya Air SJ 18 sendiri sudah melalui dua kali masa perpanjangan, masing-masing selama tiga hari.

Pada tahap awal, pencarian dilakukan selama 7 hari. Meski demikian, Bagus menyebut pihaknya akan tetap melakukan pemantauan secara aktif.

Pihaknya juga akan merespons temuan korban oleh warga.

"Selanjutnya akan dilaksanakan dengan operasi lanjutan yaitu berupa pemantauan, pemonitoring secara aktif. Dan bila di kemudian hari ada laporan masyarakat yang melihat dan menemukan yang diduga bagian dari korban atau korban kepada Basarnas, kami akan merespons untuk menindaklanjuti penemuan tersebut," katanya.

Mewakili semua tim gabungan, Bagus juga menyampaikan rasa belasungkawa kepada keluarga korban. Ia berharap keluarga korban dapat diberikan ketabahan dan keikhlasan.

Bagus juga mengapresiasi semua pihak terkait yang ada di dalam tim gabungan selama melakukan operasi SAR kecelakaan tersebut.

Tak lupa ia menyampaikan permintaan maaf jika selama operasi SAR terdapat hal yang kurang berkenan.

Baca juga: Keluarga Korban Akan Lakukan Tabur Bunga di Lokasi Jatuhnya Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Besok

Dan sebagai penutup operasi, Basarnas akan melaksanakan tabur bunga bersama kerabat korban.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Gita Irawan
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas