Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Amphuri Sebut Biaya Karantina Mandiri Jemaah Umrah Mahal

Taksiran biaya karantina mandiri per orang bisa mencapai 5 juta untu 5 hari karantina ditambah dengan dua kali tes PCR Swab mencapai Rp 9 juta

Amphuri Sebut Biaya Karantina Mandiri Jemaah Umrah Mahal
https://www.instagram.com/patunaofficial/?hl=id
Ilustrasi jemaah Umrah asal Indonesia (Instagram.com/patunaofficial) 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (Amphuri) mengeluhkan, penunjukan karantina mandiri di hotel berbiaya tinggi, bagi jemaah umrah yang pulang dari Arab Saudi.

Ketua umum Amphuri Firman M Nur mengatakan, hal itu tentu memberi beban biaya bagi jemaah, sehingga pihaknya perlu menyurati pihak terkait.

"Di awal ketentuan WNI itu bersifat ditanggung pemerintah. Kemudian ketua satgas mengumumkan surat selanjutnya hanya TKI dan pekerja migran serta pelajar saja (yang gratis), sedangkan yang lain sifat berbayar karantina mandiri dengan ketentuan karantina tersebut dengan hotel yang ditentukan makanya timbul banyak biaya akhirnya," ujar Firman saat dikonfirmasi, Senin (25/1/2021).

Menurutnya, sektor perjalanan haji dan umrah sangat terdampak akibat pandemi Covid-19, dimana sejak 27 Februari kegiatan umrah dan haji ditutup oleh Arab Saudi.

Terlebih kini, kementerian agama sudah menetapkan standar minimal untuk biaya umrah tahun 2021 sebesar Rp 26 juta.

Baca juga: Ketua Komite III DPD: Manfaatkan Asrama Haji Solusi Kurangi Beban Karantina Jamaah Umrah

"Kami sebagai asosiasi Amphuri melihat kondisi ini tidak baik buat usaha umrah yang baru mencoba bangkit," ungkapnya.

 Ia menerangkan, taksiran biaya karantina mandiri per orang bisa mencapai 5 juta untu 5 hari karantina ditambah dengan dua kali tes PCR Swab, dengan total mencapai 9 juta.

"Tapi kalau yang agak murah hotel bintang tiga bisa Rp 800. Berarti sudah empat juta ditambah dua kali PCR, itu berarti 1,6 paling murah, 800an PCR paling murah. berarti bisa sampai Rp 5 jutaan. Betul kalau bintang lima bisa sampai Rp 9 juta," ujarnya.

Firman berharap, ada kebijakan pemerintah yang dapat membebaskan biaya karantina mandiri dan PCR swab bagi jemaah, lantaran pelaksanaan umrah telah memiliki regulasi yang ketat dari baik pemerintah Indonesia dan Arab Saudi.

Halaman
12
Ikuti kami di
Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas