Tribun

KPK Cecar 7 Anggota DPRD Jabar Soal Aliran Dana Banprov Indramayu

Selain soal aliran dana, para anggota dan mantan Wakil Rakyat itu juga dicecar teknis pengurusan banprov oleh anggota DPRD Jabar untuk Kab Indramayu.

Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Theresia Felisiani
KPK Cecar 7 Anggota DPRD Jabar Soal Aliran Dana Banprov Indramayu
Tribunnews.com/ Ilham Rian Pratama
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri dalam konferensi pers di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Kamis (30/1/2020) malam. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencecar tujuh anggota dan mantan anggota DPRD Jawa Barat mengenai aliran dana terkait pengurusan bantuan provinsi (banprov) untuk Pemerintah Kabupaten Indramayu tahun 2019.

Hal ini dilakukan penyidik saat memeriksa ketujuh legislator Jabar tersebut sebagai saksi untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka kolega mereka, mantan anggota DPRD Jabar, Abdul Rozak Muslim, Selasa (26/1/2021).

Ketujuh anggota dan mantan anggota DPRD Jabar yang diperiksa penyidik, yaitu Eryani Sulam, Al Maida Rosa Putra, Dadang Kurniawan, Lina Ruslinawati, Hasbullah Rahmad, Ganiwati, dan Siti Aisyah Tuti Handayani.

Ganiwati dan Siti Aisyah Tuti merupakan anggota DPRD Jabar periode 2014-2019.

Sementara lima orang lainnya merupakan Wakil Rakyat di Provinsi Jawa Barat periode 2019-2024.

"Didalami adanya dugaan aliran sejumlah uang ke berbagai pihak yang terkait dengan perkara ini," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri melalui keterangannya, Selasa (26/1/2021).

Baca juga: KPK Periksa 5 Legislator Jawa Barat Terkait Kasus Suap Banprov Indramayu

Selain soal aliran dana, para anggota dan mantan Wakil Rakyat itu juga dicecar penyidik mengenai teknis pengurusan banprov oleh anggota DPRD Jabar untuk Kabupaten Indramayu.

Hal ini dilakukan penyidik dengan mengonfirmasi berbagai dokumen yang telah disita sebelumnya.

"Melalui keterangan para saksi tersebut, tim penyidik KPK masih terus mendalami terkait teknis pengurusan Banprov oleh anggota DPRD Provinsi Jabar untuk Kabupaten Indramayu melalui konfirmasi berbagai dokumen yang telah dilakukan penyitaan," kata Ali.

Baca juga: KPK Sebut Sejumlah Saksi Kasus Suap Banprov Indramayu Terintimidasi

Penetapan tersangka terhadap Abdul Rozaq Muslim merupakan pengembangan perkara suap proyek Pemkab Indramayu yang menjerat Supendi selaku Bupati Indramayu, Omarsyah selaku Kepala Dinas PUPR Indramayu, Wempy Triyono selaku Kabid Jalan Dinas PUPR Pemkab Indramayu, dan pengusaha Carsa ES.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas