Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Menparekraf Sebut Kopi Bisa Jadi Ujung Tombak Promosi Pariwisata Indonesia di Kancah Dunia

Sandiaga Salahudin Uno mendorong agar para pelaku usaha kopi dan juga barista untuk terus produktif selama pandemi Covid-19.

Menparekraf Sebut Kopi Bisa Jadi Ujung Tombak Promosi Pariwisata Indonesia di Kancah Dunia
Tribunnews.com/ Dennis Destryawan
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahuddin Uno saat memberikan hidangan kopi kepada Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil alias Emil, Selasa (19/1/2021) pagi. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Malvyandie

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Salahudin Uno mendorong agar para pelaku usaha kopi dan juga barista untuk terus produktif selama pandemi Covid-19.

Pesan itu disampaikan Sandiaga melalui siaran video saat memberi semangat kepada para peserta Barista Innovation Challenge, kompetisi yang digelar sebagai upaya menggairahkan kembali industri kopi di tengah pandemi.

Sandiaga percaya, di tangan para barista biji kopi dapat diracik sedemikian rupa sehingga menghasilkan segelas kopi nikmat yang memiliki nilai tambah.

Baca juga: Menparekraf Sandiaga Uno Berkantor di Bali dalam Beberapa Hari, Ini Alasannya

Dari kopi inilah terbuka banyak sekali peluang usaha dan lapangan kerja serta bisa menjadi ujung tombak promosi pariwisata Indonesia.

"Saya percaya bahwa kopi merupakan salah satu ujung tombak promosi pariwisata Indonesia di kancah dunia. Dan kita patut untuk berbangga, inilah yang menjadi harapan saya sejak dulu bagaimana kekayaan alam kita digunakan sebaik-baiknya untuk kesejahteraan masyarakat dan membuka lapangan kerja seluas-luasnya," kata Sandiaga, Rabu (27/1/2021).

Sandiaga mengatakan, kopi dikenal sebagai Java di seluruh dunia.

Baca juga: Sandiaga: Desa Wisata Jadi Jawaban Tantangan Wisata Berkelanjutan

Bumi Nusantara ini menghasilkan berbagai natural single origin coffee berkualitas.

Komoditi kopi memiliki nilai tambah untuk membuka lapangan kerja seluas-luasnya.

Kopi di Indonesia merupakan kopi terbaik di dunia.

Sandiaga mengatakan, jumlah ekspor kopi Indonesia masih nomor 4 di dunia karena produksinya sekitar 600 kg hingga 700 kg per hektare.

Baca juga: Sandiaga Uno Optimis Ekonomi Kreatif Global Pulih Tahun Ini

Padahal potensi produksi kopi di Indonesia bisa mencapai 1,5 atau bahkan bisa tembus 3 ton per hektare.

"Nah, ini butuh kreatifitas inovasi yang terinspirasi dari penikmat kopi dan barista sebagai lini terdepan," kata Sandiaga.

Mantan Ketua Umum HIPMI ini menambahkan, barista menjadi salah satu profesi yang banyak diminati untuk membuka peluang usaha, khususnya untuk anak anak-anak milenial dalam konteks gig ekonomi.

"Karena itu even hari ini, Barista Innovation Challenge harusnya ikut berperan dalam mengembangkan keunggulan dan kekuatan ekonomi kita. Kami di Kemenparekraf siap mendukung," kata Sandiaga.

Ikuti kami di
Penulis: Malvyandie Haryadi
Editor: Adi Suhendi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas