Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kasus Asabri

Aset para Koruptor Asabri Diburu, 194 Hektare Tanah Benny Tjokro Disita Kejagung 

Gandeng OJK dan Kemenkumham, satu per satu Kejagung buru dan sita aset para koruptor Asabri, di antaranya 194 Hektare Tanah milik Benny Tjokro.

Aset para Koruptor Asabri Diburu, 194 Hektare Tanah Benny Tjokro Disita Kejagung 
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Tersangka Komisaris PT Hanson International Tbk Benny Tjokrosaputro meninggalkan gedung KPK usai menjalani pemeriksaan di Jakarta, Selasa (11/8/2020). Penyidik Kejaksaan Agung kembali menumpang ruangan di gedung KPK untuk melakukan pemeriksaan lanjutan terhadap tersangka kasus dugaan korupsi di PT Asuransi Jiwasraya (Persero) tersebut. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Sejumlah aset selain tanah, kata dia, sudah mulai didata kepemilikan dan asal-usulnya.

Namun, Febrie belum mau mengungkap lebih lanjut terkait aset-aset tersangka di kasus Asabri yang kini tengah dibidik Kejakgung tersebut.

”Yang lain jangan dibuka dulu ya, masih proses," kata dia.

Tim pelacakan aset Jampidsus juga sudah membentuk skuat khusus untuk bekerjasama dengan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkum HAM) mencari aset-aset tersangka Asabri yang diduga berada di luar negeri.

“Itu yang sedang kita lakukan saat ini. Penyidikan, sangat intens untuk penelusuran aset-aset yang terkait dengan kejahatan di Asabri, untuk disita,” terang Febrie.

Selain itu, Tim pelacakan aset Jampidsus juga meminta bantuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk membantu melacak aset yang terkait dengan kasus korupsi PT Asabri (persero).

"Kami ke sana minta bantuan melakukan audit forensik beberapa transaksi di situ," kata Febrie.

Baca juga: 20 Kapal Milik Tersangka Kasus Asabri Disita, Termasuk Kapal Pengangkut LNG Terbesar di Indonesia

Ia menjelaskan, pihaknya bersama OJK telah membentuk tim pelacakan aset.

Tim tersebut nantinya dipimpin Direktorat Eksekusi Kejagung RI.

"Kami bentuk tim pelacakan asetnya, tim itu di bawah kendali Dir Eksekusi. Tiap hari ada progress dalam pencarian, formal surat-suratnya," jelas dia.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Theresia Felisiani
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas