Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Maheer At Thuwailibi Meninggal Dunia

Novel dan Kuasa Hukum Almarhum Ustaz Maheer akan Minta RS Polri Berikan Data Secara Transparan

Dirinya bersama tim kuasa hukum almarhum sepakat akan menyelidiki serta mencari data-data serta meminta pihak RS Polri

Novel dan Kuasa Hukum Almarhum Ustaz Maheer akan Minta RS Polri Berikan Data Secara Transparan
(Rizki Sandi Saputra)
Djuju Purwantoro, Kuasa Hukum Ustaz Maheer At-Thuwailibi dan Novel Bamukmin seusai pemakaman almarhum Ustaz Maheer di Pondok Pesantren Daarul Qur'an, Cipondoh, Tangerang 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Novel Bamukmin menyatakan, dirinya akan terus meminta tim medis Rumah Sakit Polri (RS Polri) Kramat Jati, untuk memberikan data secara terbuka terkait meninggalnya Soni Eranata alias Ustaz Maheer At-Thuwailibi.

Dirinya bersama tim kuasa hukum almarhum sepakat akan menyelidiki serta mencari data-data serta meminta pihak RS Polri untuk memberikan klarifikasi.

"Ini mengenai sebab kematian beliau secara transparan, secara terbuka," kata Novel seusai prosesi pemakaman Ustaz Maheer At-Thuwailibi di Pondok Pesantren Daarul Qur'an, Cipondoh, Tangerang, Selasa (9/2/2021).

Baca juga: Polri Ungkap Alasan Tak Kabulkan Permintaan Keluarga Agar Ustaz Maheer Dirujuk ke RS UMMI Bogor

Pada kesempatan tersebut, Novel hadir didampingi oleh Djuju Purwantoro selaku kuasa hukum almarhum Ustaz Maheer beserta dengan pendiri Pondok Pesantren Daarul Qur'an Ustaz Yusuf Mansur.

Alasan keduanya untuk melakukan hal tersebut, karena pihaknya mencurigai terdapat kejanggalan dalam kasus meninggalnya Ustaz Maheer di tahanan Bareskrim Polri.

"Bang Djuju juga selaku kuasa hukum beliau insya Allah akan menindak lanjut," ucapnya.

Lebih lanjut, Novel juga berencana untuk meminta kepada pihak yang berwenang untuk dapat menyelesaikan permasalahan yang dimaksud.

Baca juga: Polri Pastikan Kantongi Rekam Medis Maheer Selama Ditahan di Rutan Bareskrim Polri

Selain itu, dia menyayangkan pihak kepolisian karena tidak menerapkan unsur kemanusiaan kepada almarhum yang pada saat menjalani masa tahanan sedang mengalami sakit.

"Kita sudah meminta berkali-kali untuk penangguhan penanganan. Karena kita tahu kondisinya, bukan kita gak tahu," ucapnya.

Halaman
12
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas