Tribun

Survei IWI : Kebutuhan Air Bersih Naik Dua Hingga Tiga Kali Lipat Dibanding Sebelum Pandemi

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menegaskan penggunaan air bersih merupakan hal yang krusial sekaligus kebutuhan dasar di masa pandemi Covid-19

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Eko Sutriyanto
Survei IWI : Kebutuhan Air Bersih Naik Dua Hingga Tiga Kali Lipat Dibanding Sebelum Pandemi
Reynas Abdila
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dengan Founder Indonesia Water Institute Firdaus Ali. 

 Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) terus melakukan berbagai upaya untuk meningkatkan ketahanan air khususnya rumah tangga.

Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, dibangun infrastruktur penyediaan air baku, seperti intake, jaringan distribusi, juga tampungan-tampungan air seperti bendungan dan embung sebagai sumber air baku. 

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menegaskan penggunaan air bersih merupakan hal yang krusial sekaligus kebutuhan dasar di masa pandemi Covid-19.

Protokol kesehatan bahkan menganjurkan agar selalu mencuci tangan dengan air bersih mengalir selama 40-60 detik.

“Ke depan, perlu disusun suatu kebijakan yang menyeluruh dan terpadu terkait pengelolaan sumber daya air, khususnya dalam rangka ketahanan air nasional,” ujar Basuki dalam semi-webinar Pola Konsumsi Air Bersih Masyarakat Selama Pandemi, Kamis (11/2/2021).

Menurutnya, dewasa ini, ketika seluruh negara sedang berusaha keras untuk memenuhi kebutuhan air bersih, tantangan baru muncul bersamaan dengan pandemi Covid-19 yang belum selesai yaitu untuk mencukupi kebutuhan air bersih.

Baca juga: FAKTA Ayu Ting Ting dan Adit Jayusman Batal Nikah: Detik-detik Pembatalan hingga Teteskan Air Mata

Hingga tahun 2024 mendatang, Pemerintah menargetkan peningkatan kapasitas penyediaan air baku mencapai 50 m3/detik, 500.000 hektar irigasi baru dan rehabilitasi 2 juta hektar irigasi eksisting, dan revitalisasi 15 danau prioritas. 

Selain itu, dilakukan peningkatan menjadi 100 persen akses terhadap air minum yang laik, 90 persen akses terhadap limbah domestik (sanitasi), serta 100 persen akses layanan sampah perkotaan.

Di kesempatan itu Indonesia Water Institute (IWI) meluncurkan hasil penelitian tentang pola penggunaan air bersih oleh masyarakat selama masa pandemi Covid-19.

Halaman
12
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas