Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Sidang Kasus Suap Red Notice, Brigjen Prasetijo Akui Terima 20 Ribu Dolar AS dari Tommy Sumardi

Brigjen Pol Prasetijo Utomo mengaku menerima uang 20 ribu dolar AS dari Tommy Sumardi.

Sidang Kasus Suap Red Notice, Brigjen Prasetijo Akui Terima 20 Ribu Dolar AS dari Tommy Sumardi
Tribunnews/Irwan Rismawan
Terdakwa kasus suap penghapusan red notice Djoko Tjandra, Brigjen Pol Prasetijo Utomo menjalani sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin (8/2/2021). Mantan Kepala Biro Koordinasi dan Pengawasan (Kakorwas) Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Bareskrim Polri itu dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) dengan hukuman 2,5 tahun penjara ditambah denda Rp 100 juta subsider 6 bulan kurungan karena menerima suap 100 ribu dolar AS dari Djoko Tjandra. Tribunnews/Irwan Rismawan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Terdakwa kasus suap penghapusan red notice Interpol Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra, Brigjen Pol Prasetijo Utomo mengaku menerima uang 20 ribu dolar AS dari Tommy Sumardi.

Tommy Sumardi merupakan seorang pengusaha yang bertindak sebagai perantara suap Djoko Tjandra di kasus suap penghapusan red notice Interpol.

Pengakuan Prasetijo ini dituangkan dalam pleidoi atau nota pembelaan atas tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Saya mengakui menerima uang 20 ribu dolar AS dari Tommy Sumardi, tidak lebih tidak kurang," kata Prasetijo membaca nota pembelaannya di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (15/2/2021).

Baca juga: Jaksa Pinangki Divonis Penjara 10 Tahun, Berikut Vonis Terhadap Djoko Tjandra dan Brigjen Prasetijo

Meski menerima, Prasetijo menyatakan tidak pernah meminta uang tersebut kepada Tommy Sumardi.

Uang 20 ribu dolar AS itu ia yakini murni sebagai uang pertemanan antara dirinya dengan Tommy Sumardi. 

Tapi Prasetijo tidak menyangka penerimaan uang tersebut justru membawanya terlibat dalam perbuatan pidana di kasus suap penghapusan red notice Interpol Djoko Tjandra.

"Namun demikian saya tidak menyangka penerimaan saya atas uang tersebut menjadi suatu perbuatan pidana yang berujung pada persidangan perkara ini. Saya bersumpah saya tidak pernah mengetahui uang tersebut sebesar 20 ribu dolar AS akan dikaitkan dengan penghapusan red notice yang menjadi pokok permasalahan perkara ini," ungkap Prasetijo.

"Pada saat itu saya dalam pemahaman bahwa uang tersebut merupakan uang pertemanan saja akibat hubungan pertemanan saya dengan Tommy Sumardi," sambungnya.

Dalam pleidoinya, Prasetijo menyatakan tidak pernah menerima uang sejumlah 100 ribu dolar AS sebagaimana isi tuntutan JPU.

Halaman
123
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas