Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Tim Hukumnya Lakukan Aksi Walkout, Gus Nur Khawatir Malah Merugikan Dirinya

Gus Nur minta kuasa hukumnya koreksi sikap walkout atau keluar dari persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa (16/2/2021).

Tim Hukumnya Lakukan Aksi Walkout, Gus Nur Khawatir Malah Merugikan Dirinya
Tribunnews.com/ Danang Triatmojo
Sidang perdana Sugi Nur Rahardja alias Gus Nur di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (19/1/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kuasa hukum Terdakwa dugaan ujaran kebencian terhadap Nahdlatul Ulama (NU) Sugi Nur Rahardja alias Gus Nur, walkout atau keluar dari persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Selasa (16/2/2021).

Mereka kecewa lantaran kliennya tak bisa dihadirkan secara offline.

Namun Gus Nur yang hadir secara daring meminta tim hukumnya untuk mengoreksi keputusan walkout dari ruang sidang.

"Kuasa hukum, kalau saya salah tolong di koreksi, selanjutnya kalau tidak usah walkout bagaimana?," kata Gus Nur. 

Baca juga: Kliennya Tak Dihadirkan Offline, Kuasa Hukum Gus Nur Walkout dari Ruang Sidang

Ia meminta tim hukumnya untuk menimbang apakah aksi walkout itu menguntungkan atau malah merugikan dirinya selaku Terdakwa.

"Kalau walkout kira - kira menguntungkan saya atau merugikan saya? Itu tolong dikoreksi. Itu kurang lebihnya," sambung dia.

Diketahui tim kuasa hukum Sugi Nur Rahardja alias Gus Nur walkout dari sidang lanjutan kasus dugaan ujaran kebencian terhadap Nahdlatul Ulama di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (16/2/2021).

Mereka memilih walkout atau keluar dari persidangan lantaran Gus Nur tetap tidak dihadirkan secara langsung di ruang sidang oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Gus Nur sendiri kembali dihadirkan secara daring. 

Ricky Fatmazaya selaku kuasa hukum Gus Nur, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (16/2/2021).
Ricky Fatmazaya selaku kuasa hukum Gus Nur, di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (16/2/2021). (Tribunnews.com/Danang Triatmojo)

Diketahui dalam persidangan yang digelar pukul 11.00 WIB ini, dua orang saksi dari JPU juga kembali absen.

Sejatinya dua saksi yang diajukan JPU untuk hadir adalah eks Ketua GP Ansor Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut, dan Ketua Pengurus Besar Nadhatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj.

Pada gelaran sidang pekan lalu, keduanya juga tidak hadir sehingga persidangan terpaksa ditunda.

"Tadi saya masuk mewakili tujuannya untuk mengonfirmasi apakah terdakwa hadir langsung atau tidak. Karena terdakwa tidak hadir, maka sesuai keputusan kami, kami walkout, keluar dari persidangan," kata Ricky Fatmazaya selaku kuasa hukum Gus Nur, di lokasi.

Dengan kondisi tersebut, sidang ditunda dan dijadwalkan digelar kembali pada Selasa (23/2/2021) pekan depan.

Sebelum menutup sidang, Hakim Ketua Toto Ridarto meminta JPU bisa menghadirkan saksi yang telah diajukan pada sidang berikutnya. 

Ikuti kami di
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Theresia Felisiani
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas