Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:00 WIB
France
Prancis
VS
Senegal
Senegal
Grup I - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB
Iraq
Irak
VS
Norway
Norwegia
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 08:00 WIB
Argentina
Argentina
VS
Algeria
Aljazair
Grup J - Matchday 1
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:00 WIB
Austria
Austria
VS
Jordan
Yordania
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Marine Aquagriculture, Terobosan Polikultur Berbasis Air Laut

Metode Aquagriculture ini adalah sebuah paradigma baru dalam menciptakan ekosistem yang nyaman untuk polikultur.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Marine Aquagriculture, Terobosan Polikultur Berbasis Air Laut
ANTARA/HO
Hasil penelitian "marine aquagriculture" atau pertanian modern berbasis air laut. 
Memuat video…

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Vincentius Jyestha

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Elon Farm diketahui telah berhasil melakukan riset dan pengembangan budidaya polikultur ikan, sayuran dan udang galah dalam system resirkulasi air tawar yang dikenal dengan Freshwater Aquagriculture.

Terkini, Elon Farm kembali berhasil melakukan riset dan pengembangan metode sejenis yang berbasis air laut yang disebut dengan Marine Aquagriculture.

Baca juga: Inovasi Pertanian Berbasis Air Laut, Marine Aquagriculture Bisa Produksi Pangan Secara Masif

Doktor Joe, pencipta metode itu, mengatakan Marine Aquagriculture berhasil dikembangkan di Buleleng, Bali.

"Di sini kami berhasil membuat terobosan polikultur berbasis air laut, komoditas utama adalah ikan kerapu, lobster dan anggur laut" ucap Doktor Joe, Rabu (17/2/2021).

Metode Aquagriculture ini, kata dia, adalah sebuah paradigma baru dalam menciptakan ekosistem yang nyaman untuk polikultur.

Ekosistem buatan ini memiliki banyak keunggulan dibanding ekosistem alami.

Rekomendasi Untuk Anda

"Mereduksi faktor penghambat dan memaksimalkan faktor penunjang, sehingga spesies yang dibudidayakan lebih merasa nyaman dan tentram" ungkap Doktor Joe.

Baca juga: Mengenal Aquagriculture, Pertanian Modern Berbasis Aquaculture

"Dengan demikian semua spesies yang dibudidayakan dalam serial metode yang kami beri nama Aquagriculture TRG-01 (freshwater), Aquagriculture TRG-02 (sea water) dan Aquagriculture TRG-03 (brackish water) ini hidup berdampingan dan saling memacu pertumbuhan," imbuhnya.

Selain itu, Joe mengatakan kelebihan dari tiga serial metode Aquagriculture ini adalah minimum cost tapi high produktivitas.

Sistem metode tersebut terlihat modern tapi semua bahan dan peralatan yang digunakan ternyata sederhana dan mudah didapatkan.

"Sistem ini tidak memerlukan peralatan canggih dengan segala jenis sensor," kata Joe.

Lebih lanjut, Joe menambahkan kunci keberhasilan dari sistem ini adalah ketekunan serta harus memiliki 'rasa' untuk menjaga kestabilan ekosistem.

Saat ini, pihaknya sedang melakukan riset dengan metode yang sama tapi berbasis air payau, sekitar dua bulan lagi akan terlihat hasilnya.

"Komoditasnya ikan baramundi, udang vaname, kepiting bakau dan anggur laut," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas