Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kasus Nurhadi

Saksi Benarkan Rezky Herbiyono Panggil Nurhadi dengan Sebutan ''Babe'', Sidang Sebelumnya Bantah

Dalam kesaksiannya, Devi membenarkan Rezky memanggil mertuanya, Nurhadi, dengan sebutan "Babe".

Saksi Benarkan Rezky Herbiyono Panggil Nurhadi dengan Sebutan ''Babe'', Sidang Sebelumnya Bantah
Tribunnews/Irwan Rismawan
Tersangka kasus dugaan suap gratifikasi senilai Rp 46 miliar, Nurhadi berjalan usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2020). KPK melanjutkan pemeriksaan mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA), Nurhadi sebagai tersangka terkait suap dan gratifikasi penanganan perkara di MA. Tribunnews/Irwan Rismawan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengadilan Tipikor Jakarta kembali menggelar sidang lanjutan terdakwa Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT) Hiendra Soenjoto yang merupakan penyuap eks Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi dan menantunya Rezky Herbiyono

Sidang digelar dengan agenda pemeriksaan saksi yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Jumat (19/2/2021).

Saksi Devi Chrisnawati selaku notaris Bank Bukopin Surabaya dihadirkan secara daring.

Dalam kesaksiannya, Devi membenarkan Rezky memanggil mertuanya, Nurhadi, dengan sebutan "Babe".

Hal itu ia ungkap saat Hakim bertanya ke Devi soal panggilan yang biasanya atau pernah didengar dari Rezky ke Nurhadi.

"Rezky biasanya manggil pak Nurhadi bagaimana?," tanya hakim.

"Be, babe, pernah dengar," jawab Devi.

Panggilan tersebut ia dengar lantaran pernah beberapa kali bertemu Rezky dan Nurhadi dalam satu pertemuan di Jakarta.

Seperti saat bertemu di Apartemen Botanical, dan pertemuan di sebuah pusat perbelanjaan.

Mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiyono memakai baju tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Selasa (2/6/2020). KPK menangkap Nurhadi dan Rezky Herbiyono yang sudah buron selama empat bulan terkait kasus dugaan suap gratifikasi senilai Rp 46 miliar. TRIBUNNEWS/HERUDIN
Mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi dan menantunya, Rezky Herbiyono memakai baju tahanan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta, Selasa (2/6/2020). KPK menangkap Nurhadi dan Rezky Herbiyono yang sudah buron selama empat bulan terkait kasus dugaan suap gratifikasi senilai Rp 46 miliar. TRIBUNNEWS/HERUDIN (TRIBUNNEWS/HERUDIN)

"Pernah di Jakarta ketemu pak Nurhadi di Apartemen Botanical, kemudian ketemu juga di mal saya baru inget. Waktu itu di mal itu kayaknya yang pertama kali. Jadi tiga kali," tutur Devi.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas