Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Polisi Terlibat Narkoba

Kapolri Perintahkan Seluruh Jajarannya Tes Urine, NasDem: Harus Benar-benar Urine Sendiri

Eva mengatakan perintah Kapolri tersebut adalah langkah bagus dan terobosan yang inovatif dari Korps Bhayangkara. 

Kapolri Perintahkan Seluruh Jajarannya Tes Urine, NasDem: Harus Benar-benar Urine Sendiri
Wahyu Aji/Tribunnews.com
Politikus Partai NasDem Eva Yuliana. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo melalui surat telegram memerintahkan para Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) untuk menggelar tes urine terhadap semua anggota kepolisian di Indonesia tanpa terkecuali. 

Ini adalah buntut dari penangkapan Kapolsek Astana Anyar Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi dan 11 anggota polisi lainnya yang diduga terlibat penyalahgunaan narkoba. 

Anggota Komisi III DPR RI Fraksi NasDem Eva Yuliana meminta kejujuran anggota Polri melalui tes urine ini. Sehingga tak ada pemalsuan dalam tes urine

"Kenapa tes urin ini penting? Karena ini terkait dengan integritas Polri secara institusi. Kejujuran anggota Polri kami harapkan, maksudnya dalam tes urine ini jangan sampai ada manipulasi data, harus benar-benar urine sendiri. Sekaligus ini saya mengingatkan untuk semua anggota yang akan di tes urine dan juga kepada tenaga laboratorium," ujar Eva, ketika dihubungi Tribunnews.com, Senin (22/2/2021). 

Eva mengatakan perintah Kapolri tersebut adalah langkah bagus dan terobosan yang inovatif dari Korps Bhayangkara. 

"Saya selaku anggota komisi III mendukung dan acungi jempol langkah atau keputusan pak Kapolri dalam telegram-nya. Saya berharap ini dilakukan secara menyeluruh hingga ke polres ataupun polsek lebih baik," ungkapnya. 

Baca juga: Kapolri Listyo Sigit akan Tindak Tegas Kompol Yuni Cs, Sebut Tak Ada Toleransi

Politikus NasDem itu menegaskan semua pihak tentu ingin memastikan bahwa personil polisi yang melakukan tindakan penegakan hukum harus bersih dan tidak tersandera oleh pemakaian narkoba. 

"Jadi saya berharap Telegram Kapolri ini tidak hanya sebatas kasuistis saja. Namun secara berkala test urine terhadap anggota polri sebaiknya dilakukan. Agar menjaga kepercayaan dan penilaian publik thd polri secara umum," tandasnya. 

Sebelumnya diberitakan, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan para Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) untuk menggelar tes urine terhadap semua anggota kepolisian di Indonesia, tanpa terkecuali.

Kapolsek Bojongloa Kidul, Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi
Kapolsek Bojongloa Kidul, Kompol Yuni Purwanti Kusuma Dewi (Tribun Jabar/Daniel Andreand Damanik)

Instruksi ini keluar setelah Kapolsek Astanaanyar, Kota Bandung, Komisaris Yuni Purwanti Kusuma Dewi bersama 11 orang anggotanya ditangkap karena diduga terlibat narkoba.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Vincentius Jyestha Candraditya
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas