Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Eksklusif Tribunnews

Ketua MPR Bamsoet dan Obsesi Mobil Listrik (2-Habis): dari Jakarta ke Bali Hanya Perlu Rp 250 Ribu

Keuntungan lain menggunakan mobil listrik, PLN akan memberi diskon 30 persen untuk keperluan charge baterai.

Ketua MPR Bamsoet dan Obsesi Mobil Listrik (2-Habis): dari Jakarta ke Bali Hanya Perlu Rp 250 Ribu
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
News Director Tribun Network Febby Mahendra Putra bersama Ketua MPR RI Bambang Soesatyo melihat mobil listrik Hyundai IONIQ usai wawancara khusus dengan Tribun Network di Jakarta, Minggu (21/2/2021). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

KETUA MPR yang juga Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI), Bambang Soesatyo, tengah gencar mempromosikan kendaraan listrik.

Sehari-hari, pria yang akrab disapa Bamsoet itu memilih mobil listrik Hyundai Ioniq sebagai alat transportasi.

Bamsoet mengajak Direktur Pemberitaan Tribun Network Febby Mahendra Putra untuk berkeliling kawasan Menteng, Jakarta Pusat, naik mobil kesayangannya tersebut.

Bamsoet asyik bercerita mengenai apa saja keuntungan menggunakan mobil listrik, satu di antaranya pengeluaran sangat jauh lebih irit.

Menggunakan mobil listrik tidak perlu antre untuk isi bahan bakar minyak (BBM), tidak perlu servis dan ganti oli.

Tak pelak, selain mobil Hyundai Ioniq, Bamsoet juga memiliki mobil Tesla buatan Amerika Serikat (AS).

"Saya sudah empat tahun pakai mobil listrik. Sampai sekarang tidak banyak keluar uang untuk urusan mobil," ujar Bamsoet dalam wawancara eksklusif dengan Tribun Network, Minggu (21/2/2021).

Selain hemat secara pribadi, menurut Bamsoet, mobil listrik juga dapat menghemat Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) yang selama ini banyak tersedot untuk subsidi BBM.

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo berpose di depan mobil listrik Hyundai IONIQ usai wawancara khusus dengan Tribun Network di Jakarta, Minggu (21/2/2021). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo berpose di depan mobil listrik Hyundai IONIQ usai wawancara khusus dengan Tribun Network di Jakarta, Minggu (21/2/2021). TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN (TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN)

"Jumlah kendaraan itu sekarang hampir 168 juta. Mobil ada sekira 80 juta. Kalau setiap hari perlu 1 liter saja berarti sudah 168 juta liter," katanya.

Kader Partai Golkar itu menyebut beberapa negara Eropa, seperti Jerman dan Polandia, mulai melarang warga negaranya melawati jalan-jalan tertentu ketika menggunakan mobil konvensional.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas