Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Revisi UU ITE

Kapolri: Kita Masih Belum Seragam soal UU ITE

Masalah UU ITE ini menjadi salah satu masalah yang disoroti oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Kapolri: Kita Masih Belum Seragam soal UU ITE
Istimewa/HO
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto ketika menerima kunjungan perdana Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo di Subden Denma Mabes TNI, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat pada Minggu (31/1/2021). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan pihaknya mengakui masih belum seragam terkait penerapan masalah Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Diketahui, Kapolri Jenderal Sigit mengeluarkan surat edaran yang mengatur teknis penerapan UU ITE.

Nantinya, kasus yang berkaitan dengan UU ITE dapat diselesaikan secara restorative justice.

"Perlu adanya sosialisasi terhadap anggota kita dan juga ke masyarakat. Sehingga tidak dibentur-benturkan. Karena saya melihat perkembangan media sosial statemen kita masih belum seragam. Saya harapkan bisa kita samakan," kata Jenderal Sigit di Mabes Polri, Jakarta, Rabu (24/2/2021).

Menurutnya, masalah UU ITE ini menjadi salah satu masalah yang disoroti oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Baca juga: Para Korban UU ITE Pertanyakan Keseriusan Pemerintah Hapus Pasal-pasal Karet

Sebaliknya, ia mengharapkan seluruh personel dapat mentaati surat edaran yang dikeluarkannya.

"Perkembangan dunia siber masalah UU ITE juga menjadi sesuatu yang diperbincangkan ke publik. Sehingga Bapak Presiden mengeluarkan direktif saat dikumpulkan di istana. Saya harapkan bisa-bisa dilaksanakan secara selektif surat edaran sudah dikeluarkan," tukasnya.

Sebagai informasi, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan surat edaran yang mengatur teknis penerapan UU Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Hal tersebut sebagai wujud tindak lanjut janjinya untuk membenahi UU ITE 

Surat Edaran itu nomor: SE/2/11/202 tentang Kesadaran Budaya Beretika untuk Mewujudkan Ruang Digital Indonesia yang Bersih, Sehat, dan Produktif. Surat itu ditandatangani pada Senin 22 Februari 2021.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Hasanudin Aco
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas