Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Klinik Kecantikan Milik Dokter Gadungan di Ciracas Terkuak, Polisi: Ada Publik Figur Jadi Pasien

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan klinik kecantikan ilegal mili SW alias Y tersebut sudah beroperasi sejak 2017.

Klinik Kecantikan Milik Dokter Gadungan di Ciracas Terkuak, Polisi: Ada Publik Figur Jadi Pasien
Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra
Polda Metro Jaya Tangkap Pelaku Praktik Dokter Kecantikan Ilegal di Ciracas 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Subdit 3 Sumdaling Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditkrimsus) Polda Metro Jaya berhasil mengungkap praktik klinik kecantikan ilegal di di Ciracas, Jakarta Timur.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Yusri Yunus mengatakan klinik kecantikan ilegal milik SW alias Y tersebut sudah beroperasi sejak 2017.

Kata Yusri, sejak empat tahun beroperasi pelaku melayani 100 pasien per bulan.

Baca juga: Dokter Gadungan Buka Klinik Kecantikan Ilegal, Korbannya Alami Pembengkakan Payudara dan Bibir

Bahkan menurut Yusri ada sosok publik figur yang menjadi pasien dokter gadungan tersebut.

"Rata-rata pasien dari pelaku itu sekitar 100 orang per bulan, tetapi karena pandemi agak berkurang, pengakuannya sekitar 30 orang, ada beberapa publik figur juga pernah jadi pasien yang bersangkutan," kata Yusri saat kepada wartawan di Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Selasa (23/2/2021).

Kendati demikian, Yusri tidak membeberkan identitas publik figur yang menjadi pasien SW.

Di sisi lain, Yusri menyebut dalam kasus ini baru ada dua korban berinisial RN dan DM yang diketahui mengalami masalah setelah melakukan perawatan kecantikan di klinik ilegal tersebut.

"Pertama (pasien) komplain penanganan yang dilakukan tersangka, inisialnya RN mengalami pembengkakan di payudara, satu lagi (pasien DM) pembengkakan di sekitar bibir," ujarnya.

Kepada polisi, pelaku mengaku sebelumnya pernah bekerja salama tiga tahun di klinik kecantikan kemudian keluar dari pekerjaan dan membuka klinik ilegal.

Baca juga: Dokter Gadungan Buka Klinik Kecantikan Ilegal di Ciracas Jakarta Timur, Sudah Beroperasi Sejak 2017

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas