Tribun

Doni Monardo Kecam Masyarakat yang Buang Sampah di Sungai

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengecam perilaku masyarakat yang membuang sampah di sungai.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Johnson Simanjuntak
Doni Monardo Kecam Masyarakat yang Buang Sampah di Sungai
WARTA KOTA/WARTA KOTA/NUR ICHSAN
JARING SAMPAH - Petugas kebersihan sedang menjaring sampah yang terbawa arus air di Kali Cengkareng Drain, Jakarta Barat, Senin (30/11/2020). Kurangnya kesadaran masyarakat yang masih suka membuang sampah ke kali sangat disayangkan karena membuat kali tercemar dan menjadi penyebab banjir sehingga membuat para petugas kebersihan ini harus bekerja lebih ekstra keras. WARTA KOTA/NUR ICHSAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengecam perilaku masyarakat yang membuang sampah di sungai.

Aksi tidak terpuji tersebut, membuat aliran sungai tersumbat dan berakibat banjir.

"Pembuangan sampah di berbagai tempat membuat sungai yang menjadi tempat pembuangan sampah raksasa," ujar Doni Monardo dalam Lauching Istiqlal Disaster Management Center yang digelar secara daring, Jumat (26/2/2021).

Doni meminta masyarakat menghargai lingkungan sungai.

Menurutnya, sungai memiliki peran penting dalam kehidupan masyarakat.

Selama ini masyarakat membutuhkan air bersih untuk segala kebutuhan. Jika sungai tidak dijaga kebersihan, menurut Doni, masyarakat akan kesulitan mendapatkan air bersih.

Baca juga: Doni Monardo Minta Lurah dan Kepala Desa Aktif Sosialisasi Program PPKM Mikro di RT/RW

"Kita menikmati air bersih, tetapi kalau kita sekarang membiarkan sungai-sungai sebagai sumber air untuk kehidupan sehari-hari. Maka yang terjadi masa depan bangsa kita akan tidak baik karena manusia harus mengkonsumsi air setiap hari air bersih," tutur Doni.

Ketua Satgas Covid-19 ini meminta agar seluruh pihak untuk aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan termasuk sungai.

Dirinya mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk mengimbau masyarakat agar mencintai lingkungannya.

"Upaya bersama, kolaborasi pentahelix berbasis komunitas. TNI-Polri, tokoh agama, ulama semuanya berbaur bersama dengan masyarakat. Mengajak masyarakat untuk melakukan perubahan perilaku," pungkas Doni.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas