Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

Luhut Pastikan 2 Juta Vaksin Sinopharm Tiba Bulan Depan, untuk Vaksinasi Mandiri

Luhut memastikan 2 juta vaksin Sinopharm, China, masuk ke Indonesia pada Maret 2021.

Luhut Pastikan 2 Juta Vaksin Sinopharm Tiba Bulan Depan, untuk Vaksinasi Mandiri
Richard Susilo
Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman dan Investasi Luhut Panjaitan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memastikan 2 juta vaksin Sinopharm, China, masuk ke Indonesia pada Maret 2021. Vaksin ini direncanakan untuk vaksinasi mandiri.

"Pasti 2 juta, tapi 3 juta harapan kita, kemudian pada bulan April, Mei, Juni, Juli itu total 15 sampai 20 juta, pasti kita dapat," ucap Luhut dalam acara Economic Outlook 2021, Kamis (25/2/2021).

Ia pun menceritakan bagaimana angka tersebut deal dengan pemerintah China.

Itu bermula ketika dirinya bertemu Menteri Luar Negeri China yang juga Ketua Dewan Keamanan China, Wang Yi.

Kepada Wang Yi, Luhut menyampaikan bahwa Indonesia sudah mengikutsertakan vaksin dari Sinopharm untuk program vaksinasi Indonesia.

"Salah satu yang saya dekat adalah China, saya sampaikan, kami sudah mengikutsertakan Sinopharm karena Sinopharm tidak masuk vaksin yang gratis. Jadi ini kita mau alokasikan untuk vaksin mandiri," ucap Luhut.

"Tadinya dia janjikan kita hanya dapat tahap pertama 100 ribu, 5 juta dan kemudian 15 juta, terus saya bilang sama dia, bisa enggak kalo kamu itu jangan kasih 5 juta, tapi 15 juta dan 30 juta dan harus selesai sampai Juli gitu," lanjut dia.

Atas permintaan tersebut, Menteri Luar Negeri China, kata Luhut, akan mengusahakan untuk meningkatkan jumlah permintaan dari Indonesia.

Meskipun nantinya tidak sampai 30 juta, tetapi Luhut yakin jumlahnya lebih dari 15 juta.

"Jadi saya pikir, basis ekonomi pasti bisa kita selesaikan, karena presiden sudah perintah betul itu," ujarnya.

Ia menegaskan, pemerintah sangat memperhatikan adanya kebutuhan vaksin mandiri untuk mencapai target kekebalan kelompok atau herd immunity.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas